27.8 C
Jakarta

Adijosa Pemeran Bujang Ajak Nonton dan Dukung Film Mawang: Jangan Sebut Namanya

Published:

JAKARTA, BN NASIONAL

Salah satu pemeran utama dalam film Mawang: Jangan Sebut Namanya, Adi Saputra alias Adijosa yang berperan sebagai Bujang mengajak seluruh masyarakat untuk menonton film karya Iqbal Rachaman yang d iproduksi oleh Bersahaja Entertainment dan Eksekutif Produser Arbi Leo.

Adijosa juga melakukan nonton bareng di Bes Cinema Selindung Pangkalpinang, Bangka Belitung bersama dengan Seluruh Tim dan keluarga besar Josa Entertainment, seniman, serta teman-teman berprestasi lainnya dari Bangka Belitung turut hadir untuk memberikan dukungan terhadap film MAWANG.

Adijosa menceritakan, film Mawang: Jangan Sebut Namanya adalah film horor yang mengisahkan kisah mistis tentang teror Mawang di pedesaan Bangka Belitung.

“Saya berperan sebagai Bujang, seorang pemuda lokal yang memandu sekelompok mahasiswa dari luar kota yang melakukan penelitian di desanya. Para mahasiswa ini mengalami serangkaian teror dari hantu Mawang selama penelitian, dan Bujang bersama ayahnya dan sesepuh daerah berusaha melawan ancaman tersebut,” kata Ajijosa, Pangkalpinang, Senin (3/6/2024).

Dengan penayangan perdana film Mawang: Jangan Sebut Namanya ini berhasil membuat Bes Cinema Selindung penuh antusiasme dari para penonton. Selain keluarga dan tim Josa Entertainment, banyak seniman dari Bangka Belitung, teman kreatif, dan warga lokal turut hadir untuk memberikan dukungan pada Adijosa dan rekan-rekan pemain lainnya.

Adijosa, yang juga d ikenal sebagai aktor dengan berbagai prestasi dan konten kreator wisata, mendapat dukungan besar dari penggemarnya. Setelah menonton film, beberapa penggemar dengan bangga menyebut nama Adijosa dan memberikan berbagai ucapan selamat serta hadiah sebagai bentuk apresiasi atas penampilan Adi sebagai Bujang yang memukau.

Acara nobar ini menunjukkan dukungan yang kuat dari komunitas terhadap karya lokal dan promosi film ini melalui media sosial mereka. Hal ini menegaskan potensi besar industri film lokal di Bangka Belitung untuk berkembang. Nobar bukan hanya ajang dukungan bagi pekerja seni, tetapi juga sarana untuk mempromosikan karya-karya lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Adijosa mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang mendukungnya dan berharap agar film ini dapat menciptakan film-film baru yang berasal dari Bangka Belitung.

“Saya berharap dengan adanya film Mawang: Jangan Sebut Namanya dapat menjadi pemicu bagi karya-karya lokal untuk mendapatkan perhatian lebih secara nasional. Selain itu, saya juga berharap agar cerita-cerita lokal yang mengangkat kekayaan budaya dan pariwisata terus d iapresiasi oleh penonton Indonesia,” jelas Adijosa.**

Related articles

Recent articles

spot_img