Peri-peri Tanpa Sayap Sebastian Gunawan

by admin
2 minutes read

Jakarta, BN Nasional — Gambaran inilah yang sepertinya hendak diberikan desainer Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese dalam koleksi terbarunya The Fairies Ball.

Melalui 34 set busananya kali ini, Seba dan Cristina banyak mengeksplorasi siluet busana yang mereka ciptakan. Jika biasanya, Seba dan Cristina lebih banyak bermain dengan siluet bak putri yang mengembang (ballgown) dan gaun-gaun cocktail, body contour dan A-line, kali ini keduanya lebih banyak merangkul siluet-siluet yang lama tak muncul.

Siluet lurus, melebar, sampai jubah panjang yang menerawang kali ini dijajaki kembali oleh Seba dan Cristina. Detail bertumpuk, tambahan beads perak yang disusun memanjang membentuk ilusi fringe pada gaun dengan warna-warna lembut seperti nude, peach, dan silver.

Tak dimungkiri Seba dan Cristina memang dikenal sangat detail dalam tiap koleksinya. Tak terkecuali kali ini. Menggambarkan para peri yang lemah lembut dan ringan bergerak, mereka juga bermain dengan aksen yang ringan dan melambai namun mewah. Detail bulu-bulu dengan potongan kulit berwarna yang dibentuk bulat dan dijahit menjdi satu kesatuan motif geometris membuat gaun makin gemulai menyatu sesuai iringan langkah.

lebih berani untuk menghadirkan motif dan warna yang bold. Gaun panjang dan lebar sleveless dihadirkan dengan warna dasar hitam legam. Gaun besar ini diwarnai dengan desain motif geometris yang tersusun dari keping sequin bulat panjang.

Tiap pieces sequin ini dijahitkan satu persatu ke helaian kainnya membentuk kesatuan motif yang dinamis dan bold. Hiasan kepalanya membuat sang peri seolah-olah menggambarkan sosok peri terkuat.

Satu piece busana yang tak kalah menarik perhatian adalah bagaimana Seba dan Cristina memadukan keanggunan dari susunan sequin dengan keseksian material transparan yang biasanya identik dengan gaya seronok menjadi kombinasi yang menarik.

Satu hal yang disayangkan, dalam pertunjukan virtualnya ini, olahan warna busana yang terang, terutama warna putih terlihat menyatu dengan background peragaan busananya. Latar dan warna baju yang nyaris sama ini membuat detail-detail busana nyaris tak terlalu menonjol di layar kaca.

Meski demikian, tak dimungkiri jika warna putih memang memberi kesan dreamy yang kental.

Sumber.

related posts