JAKARTA, BN NASIONAL
Kabar gembira datang dari sektor minyak Tanah Air. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) meresmikan tajak perdana 7 sumur infill clastic di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, Jawa Timur. Penambahan sumur ini diharapkan mampu meningkatkan produksi minyak nasional hingga 25%.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif yang hadir dalam peresmian tersebut mengungkapkan bahwa 7 sumur baru ini ditargetkan menghasilkan 42 juta barel minyak hingga tahun 2026.
“Penambahan produksi ini sangat penting untuk menjaga ketahanan energi nasional dan mengimbangi permintaan yang terus meningkat,” ujar Arifin.
Kegiatan Drilling Campaign ini merupakan bagian dari upaya EMCL untuk memaksimalkan potensi Lapangan Banyu Urip. Sumur infill clastic ini akan dibor di antara sumur produksi existing untuk mengambil minyak yang sebelumnya tidak terjangkau.
“EMCL berkomitmen untuk terus berinvestasi di Indonesia dan meningkatkan produksi minyak di Blok Cepu,” kata Presiden Direktur EMCL, Richard Owen.
Arifin mengapresiasi langkah EMCL dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Bojonegoro, khususnya dalam hal penyerapan tenaga kerja dan peningkatan ekonomi lokal.
“Bojonegoro merupakan daerah penghasil minyak terbesar kedua di Indonesia setelah Riau. Sudah sepantasnya masyarakat Bojonegoro menikmati manfaatnya,” tegas Arifin.
Saat ini, Lapangan Banyu Urip telah menghasilkan 630 juta barel minyak sejak mulai beroperasi di tahun 2015. Jumlah ini jauh melebihi cadangan awal yang diperkirakan hanya 450 juta barel.
Dengan penambahan 7 sumur baru ini, diharapkan Lapangan Banyu Urip dapat terus berkontribusi signifikan terhadap produksi minyak nasional dan ketahanan energi negara.
Beberapa poin penting:
- 7 sumur infill clastic ditargetkan menghasilkan 42 juta barel minyak.
- Meningkatkan produksi minyak nasional hingga 25%.
- EMCL berkomitmen untuk terus berinvestasi di Indonesia.
- Lapangan Banyu Urip telah menghasilkan 630 juta barel minyak.
- Diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Bojonegoro.*[]





