27.8 C
Jakarta

Prabowo Jalani Operasi Besar, Ini Kisahnya

Published:

JAKARTA, BN NASIONAL

Kaki Prabowo Subianto, Presiden terpilih 2024-2029, ternyata cedera akibat dua kali kecelakaan terjun payung saat masih aktif di TNI. Kini, Prabowo baru saja menjalani operasi besar untuk cedera tersebut di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman, Bintaro, Jakarta. Cedera lama ini membuat Prabowo kerap terlihat berjalan dengan tertatih-tatih, membangkitkan rasa prihatin dari masyarakat dan para pendukungnya.

Presiden Joko Widodo tak tinggal diam. Usai operasi, Jokowi menjenguk Prabowo, memberikan dukungan moral dan doa untuk kesembuhannya. “Terima kasih kepada Presiden RI @jokowi yang sudah memberikan dukungan moril dan doa,” ujar Prabowo dalam keterangannya pada Minggu (30/6/2024).

Operasi besar yang d ijalani Prabowo d itangani oleh sejumlah dokter ahli, termasuk Brigjen TNI Purn dr Robert Hutauruk, Kolonel dr Sunaryo, dr Siska Widayati, dan dr Thomas. “Saya sadar dan paham bahwa tindakan medis yang saya jalani penuh dengan risiko dan pertaruhan nyawa. Saya yakinkan diri bahwa semua ini untuk negara dan bangsa, dan saya juga yakin tim dokter dan seluruh tenaga medis yang menanganinya pun handal dan profesional,” kata Prabowo.

Prabowo memastikan d irinya sudah dalam kondisi sehat dan siap kembali beraktivitas. “Insya Allah dengan kondisi sehat walafiat, ke depan saya semakin siap untuk berbakti dan mengabdi untuk negara dan rakyat Indonesia. Terima kasih kepada seluruh masyarakat atas doa dan dukungannya,” imbuh Prabowo.

Selain itu, Prabowo menegaskan bahwa cedera yang d ialaminya terjadi karena dua kali kecelakaan terjun payung di tahun 80-an.

“Seperti sudah d iketahui banyak pihak, saya pernah mengalami dua kali kecelakaan terjun payung saat bertugas di TNI pada tahun 80-an di kaki kiri saya, cedera ini selama ini masih saya rasakan,” ungkapnya.

Di tengah suasana politik yang semakin memanas menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, isu tentang susunan kabinet Prabowo-Gibran semakin hangat d iperbincangkan. Pengamat politik memprediksi partai politik yang akan mendapat jatah menteri terbanyak di kabinet tersebut.

Ujang Komarudin, Pengamat Politik Universitas Al-Azhar, memperkirakan kabinet yang d ibentuk oleh Prabowo-Gibran akan d iisi oleh tokoh-tokoh partai politik pendukung. “Bicara soal partai mana yang mendapat jatah paling banyak, ya proporsional saja. Misalnya Gerindra mungkin bisa besar karena capres-nya terpilih, lalu Golkar mungkin banyak juga karena memang jadi pemenang di Pileg dan kursi terbanyak di Koalisi Indonesia Maju,” terang Ujang, Senin (29/4) lalu.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dave Laksono, menyatakan bahwa Golkar tidak ingin berkomentar banyak tentang jatah menteri saat ini.

“Masih lima bulan lagi pemerintahan ini berlangsung, mari kita fokus dulu akan hal tersebut. Masalah kabinet itu wilayahnya presiden, jangan ada pihak luar yang mendikte apalagi memaksa,” kata Dave saat d ihubungi Kontan.com. Ia juga menambahkan bahwa komunikasi antara anggota koalisi tetap berjalan baik.

Dengan kondisinya yang semakin membaik, Prabowo siap melangkah maju untuk memimpin Indonesia, sementara masyarakat menanti susunan kabinet yang akan d iumumkan. Dukungan dan doa terus mengalir dari berbagai pihak, memastikan Prabowo siap menghadapi tantangan yang ada di depan.**

Related articles

Recent articles

spot_img