JAKARTA, BN NASIONAL – Indonesia akan mendapatkan tambahan pasokan minyak bumi dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dari dua sumur pengembangannya.
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan, kegiatan pengeboran Banyu Urip Infill Clastic di Blok Cepu, Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur akan mulai onstream pada Agustus 2024.
“Banyurip Infill Plastic, ini di Exxon, jadi untuk infill, satu sumur sudah diselesaikan, dan sudah berpindah ke sumur yang lain,” kata Dwi dalam Konferensi Pers Capaian Semester I 2024 di Kantor SKK Migas, Jumat (19/7/2024).
Dwi menyebut, dari dua sumur ini akan menambah 33.000 barrel oil per day (BOPD) dari sumur B-13 dan B-12.
“Tahun ini dari 5 infill, akan selesai 2 sumur, jadi yang satu sumur sudah selesai, dan bisa on stream di Agustus 2024. Jadi ini akan ada penambahan 33.000 Barel per hari minyak,” jelas Dwi.
Deputi Eksploitasi SKK Migas Wahju Wibowo menjelaskan, saat ini produksi dari lapangan Banyu Urip ini berada di sekitar 148 sampai 150 BOPD. Sumur B-13 dan B-12 ini diharapkan dapat menghasilkan laju minyak sebanyak 10 sampai 13 ribu BOPD untuk masing-masing sumur.
“Sehingga kalau ditotal ada sekitar 25 sampai 26 ribu BOPD, semoga aja begitu. Diharapkan 1 Agustus akan on stream yang B13, B12 akan on stream di sekitar Q4 2024. Sehingga produksi Banyuurip semoga aja setelah itu tentunya kalau di jumlah-jumlah pasti di atas 160an di akhir tahun,” jelasnya.





