25.2 C
Jakarta

Departemen Kehakiman akan Menuntut Boeing Secara Pidana: Laporan

Published:

Departemen Kehakiman AS bermaksud untuk mendakwa Boeing secara pidana karena melanggar penyelesaian yang terkait dengan dua kecelakaan mematikan Pesawat jet 737 Max jatuhmenurut laporan dari Bloomberg Dan ReutersPemerintah federal dilaporkan tengah berupaya agar Boeing mengaku bersalah, yang dapat mencakup denda pidana sebesar $243,6 juta dan memaksa pembuat pesawat itu untuk menghadirkan pemantau kepatuhan independen.

Penyelesaian masalah Boeing-DOJ ini menyusul kecelakaan di Indonesia tahun 2017 yang menewaskan seluruh 189 orang di dalamnya; dan kecelakaan di Ethiopia tahun 2018 yang menewaskan seluruh 157 orang di dalamnya. Meski mendapat tentangan dari beberapa anggota parlemen dan keluarga korban tewas dalam insiden tersebut, Boeing mengamankan penyelesaian senilai $2,5 miliar pada tahun 2021, yang untuk sementara melindunginya dari tuntutan pidana. Perjanjian tersebut mengharuskan pembuat pesawat itu untuk melaporkan bukti dan tuduhan penipuan dan “memperkuat program kepatuhannya,” kata Departemen Kehakiman saat itu.

Kemudian, sebuah panel meledakkan pesawat Boeing yang dioperasikan Alaska Airlines pada bulan Januari, mengungkap masalah keselamatan dan kepatuhan yang terus berlanjut di perusahaan tersebut. Empat bulan kemudian, pemerintah federal mengatakan dalam pengajuan pengadilan bahwa Boeing telah melanggar perjanjian tahun 2021 dengan gagal “merancang, menerapkan, dan menegakkan program kepatuhan dan etika untuk mencegah dan mendeteksi pelanggaran undang-undang penipuan AS di seluruh operasinya.”

DOJ kini telah memutuskan untuk mengajukan tuntutan pidana terhadap Boeing dan ingin pembuat pesawat itu menerima kesepakatan pembelaan, menurut beberapa laporan. Kesepakatan semacam itu akan mencakup sekitar seperempat miliar dolar dalam bentuk denda tambahan, menurut Bloomberg; kesepakatan itu juga dapat memaksa Boeing untuk mendatangkan pemantau independen guna memastikan perusahaan itu mematuhi undang-undang antipenipuan, menurut Berita AP.

DOJ dilaporkan memberi tahu keluarga dan pengacara korban kecelakaan 737 Max tentang kesepakatan pembelaan pada hari Minggu, dan mengatakan akan memberikan waktu seminggu kepada pembuat pesawat tersebut untuk memutuskan apakah akan menerima tawaran tersebut atau memperdebatkan kasusnya di pengadilan. Boeing tidak segera menanggapi permintaan komentar atas laporan tersebut.

Related articles

Recent articles

spot_img