Komisi VII Kunjungi Smelter Nikel PT GNI yang Menyebabkan Dua Pekerja Tewas

Jakarta, BN Nasional – Komisi VII DPR RI meninjau langsung lokasi insiden kebakaran di pabrik pengelolaan dan pemurnian (smelter) nikel PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), untuk memastikan kecelakaan yang menewaskan dua karyawan perusahaan tersebut diakibatkan oleh kelalaian atau keselahan teknis.

Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Patijaya mengatakan, selain insiden kecelakan, rombongan Komisi VII juga membahas perihal lain terkait dengan perusahaan dan masyarakat.

“Banyak yang kami bahas di lokasi Smelter PT.GNI, antara lain persoalan laka kerja yang menelan korban 2 orang meninggal pada tanggal 23 Desember 2022 kemarin, prosedur K3, persoalan investasi kawasan, tehnology smelter, CSR, dan multiplyer efek ekonomi yang diharapkan muncul dan hal hal strategis lainnya,” katanya melalui keterangan tertulisnya, Rabu (4/1/2023).

Investasi di pengolahan nikel merupakan salah satu dari investasi di 17 sektor usaha yang berhak mendapatkan insentif fiskal dan nonfiskal, maka dari itu investasi nikel yang masuk di Indonesia diharapkan memiliki kualitas yang baik.

Baca juga  Hamas memberi selamat kepada Paus Leo XIV atas pemilihannya sebagai kepala Gereja Katolik

“Saya menyampaikan bahwa investasi yang masuk di bidang hilirisasi nikel harus lah investasi yang berkualitas, yang memberikan nilai tambah, yang akan memberikan multiplyer efek ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, transfer tehnologi, dan akan meningkatkan pendapatan negara dan juga daerah,” jelas BPJ sapaan akrabnya.

BPJ berharap, PT GNI dapat meningkatkan performanya dalam proyek smelter nikel di Morowali Utara ini, sehingga memberikan kontribusi yang maksimal dalam hilirisasi dan penerimaan negara serta dampak ekonomi pada sekitar kawasan. (Louis)