Jokowi Berencana Umumkan Larangan Ekspor Tembaga Pertengahan 2023

Jakarta, BN Nasional – Presiden RI Joko Widodo Desember 2022 lalu mengumumkan pemberlakuakn larangan ekspor bijih bauksit pada Juni 2023. Setelah itu Presiden akan mengumumkan larangan ekspor tembaga pertengahan tahun 2023.

“Kita sudah stop bauksit, mungkin nanti pertengahan tahun kita stop tembaga. Kita harus berani seperti itu, kita tidak boleh mundur tidak boleh takut,” kata Jokowi saat pidato di HUT PDIP ke-50, Jakarta, Selasa (10/1/2022).

Menurutnya, larangan ekspor bahan mentah ini menjadikan lompatan besar bagi Indonesia, walaupun harus menghadapi permasalah digugat Uni Eropa di WTO terkait larangan ekspor bijih nikel.

“Masalahnya adalah kita digugat oleh Uni Eropa, sudah diputuskan kita kalah. Saya sampaikan pada bu Menteri Luar Negeri jangan mundur. Inilah yang akan menjadi lompatan besar peradaban negara kita, saya meyakini lalu saya banding. Kalau banding nanti kita kalah, saya gak tau upaya apalagi yang akan dilakukan,” katanya.

Baca juga  Kabar Baik Bagi Pengguna EV, PLN Tambah 111 Charger Mobil di Rest Area

Selama ini, Jokowi melakukan perluasan kerja sama yang sederajat dan saling menguntungkan kepada negara-negara maju agar tidak menggantungkan diri kepada negara manapun.

“Itulah perdagangan yang kadang-kadang menekan sebuah negara agar mereka ikut aturan yang dibuat negara-negara besar, sehingga kalau kita ekspornya hanya bahan mentah sampai kiamat kita akan menjadi negara berkembang,” jelasnya.

Pada UUD 1945 Pasal 33 ayat (3) berbunyi, “Bumi dan air dan kekayaan
alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan
untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”. Hal ini haruslah diwujudkan dalam bentuk penerapannya.

“Kekayaan alam itu ada di Indonesia, ini kedaulatan kita dan kita ingin dinikmati oleh rakyat kita dan masyarakat kita,” katanya.

Jokowi sering kali mengulang-ulang pentingnya industrialisasi hilirisasi dalam setiap sambutan dan pidatonya di umum, tentu hal ini dilakukan agar kedepannya siapapun Presiden yang menggantikan dirinya dapat meneruskan industrialisasi hilirisasi.

Baca juga  Harga Batubara Melonjak, PKS: Pengusaha Pesta Pora, Rakyat Menderita

“Kenapa ini terus saya ulang-ulang, karena saya ingin Presiden kedepan juga berani melanjutkannya,” katanya.