Jakarta, BN Nasional – Dalam mengantisipasi cyber crime/serangan siber, Kementerian ESDM bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk membantu dalam keamanan sistem digitalisasi yang ada di Kementerian ESDM.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, Kementerian ESDM hampir setiap hari mendapatkan serangan siber dari para kejahatan dunia siber.
“Kalau dari pengalaman kita di ESDM ini, tiap hari kita dapatkan serangan dari hacker dengan berbagai motif yang tentu saja artinya apa, cyber security menjadi isu,” kata Rida.
Kementerian ESDM meminta bantuan dari Amerika Serikat dalam cyber crime melalui Asisten Sekretaris Perdagangan untuk Pasar Global dan Direktur Jenderal Layanan Komersial AS dan Asing Arun Venkataraman, sebab Amerika Serikat lebih berpengalaman dalam dunia siber.
“Kami juga memohon bantuan atau support dari pak Arun dan teman-teman dari Amerika terkait dengan cyber security/keamanan siber. Pak Presiden menekankan pentingnya digitalisasi di setiap proses bisnis pada saat yang bersamaan kita juga harus mengantisipasi cyber crime,” jelas Rida.
Sebelumnya, Kementerian ESDM pernah mengalami serangan siber pada Desember 2022 lalu selama 10 hari, sehingga menghambat proses Rencana Keuangan Anggaran Biaya (RKAB) timah.
“Serangan terjadi cukup lama pada bulan Desember selama 10 hari sistem gak berfungsi kemudian pada awal Januari 1 minggu dan minggu ketiga Januari hingga saat ini ada kendala teknis itu sehingga dikerjakan secara manual,” kata Dirjen Minerba Ridwan Djamaludin dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (1/2/2023).





