Jakarta, BN Nasional – Wilayah Kerja (WK) Minyak dan Gas (Migas) yang bertempat di Papua dengan potensi cadangan sebesar 25,968 miliar barel minyak serta 47,37 triliun kaki kubik gas (TCF) Bersinggungan dengan Kawasan Taman Nasional Lorentz yang termasuk dalam Warisan Dunia Unesco.
Kepala atuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan, wilayah Blok Warim seluas sembilan persen bersinggungan dengan Taman Lorentz, SKK Migas sudah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mencari jalan keluar.
“Blok Ini blok lama yang bikin waktu itu Conocophillips dan sebagainya jadi dan sesungguhnya dari Blok Warim itu hanya berapa persen, jadi sembilan persen dari areanya itu yang overlap,” kata Dwi dalam Konferensi Pers Kinerja Industri Hulu Migas Semester I Tahun 2023 SKK Migas, Selasa (18/7/2020).
Saat ini, SKK Migas bersama dengan Kementerian Energi dan Sumber Dya Mineral (ESDM) sedang melakukan kajian komprehensif untuk memecahkan masalah yang ada di Blok Warim.
“Oleh karena itu saat ini sedang studi bagaimana upaya-upaya untuk bisa mendapatkan data yang lebih akurat mengenai potensi Warim itu,” kata Dwi.
Permasalah sulitnya akses menuju ke lokasi juga menjadi suatu tantangan untuk eksplorasi, dan upaya pengambilan data juga terus dilakukan untuk meningkatkan keakuratan data.
“Jadi kita masih memikirkan di luar, itu lah yang overlap jadi waktu itu udh dapat data juga tapi belum akurat, tahun lalu seismik tapi digunakan kapal terbang karena kondisi di lapngan sulit. Di sana masalah keamanan dan sebagainya, jadi yang membuat juga yang lama gak meneruskan, Kita masih fokus yang di luar masuk ke Taman Lorezt ” jelas Dwi.
Sebelumnya, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan pendalaman dan mengkaji potensi dari Blok Warim tersebut. Opsi pengeboran miring belum tentu dapat dilakukan, perlu melihat langsung ke lapangan terlebih dahulu.
“Kalau kita sudah lihat lapangannya,” kata Arifin di Kementerian ESDM, Jumat (14/7/2023). (Louis/Rd)





