JAKARTA, BN NASIONAL
Kontraktor Kerja Sama Mubadala Energy, perusahaan asal Uni Emirat Arab, akhir tahun 2023 umumkan penemuan besar cadangan gas. Penemuan ini terdapat di Wilayah Kerja South Andaman dengan potensi lebih dari 6 TCF (trillion cubic feet).
Blok Andaman menjadi Giant D iscovery sebagai sumber gas besar. SKK Migas kini fokus memastikan sumber cadangan tersebut di WK South Andaman, sekitar 100 km dari Sumatera Utara.
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Hudi D. Suryodipuro, menyebut temuan ini sebagai angin segar bagi industri migas Indonesia. Ini juga sebagai pembuktian besar cadangan gas dan kondensat menjadi langkah kunci dalam memajukan eksploitasi energi gas di Indonesia.
“Proses pembuktian dan validasi besaran cadangan gas dan kondensat sangat d ibutuhkan. Ini sebagai dasar pengambilan langkah-langkah dan pembangunan infrastruktur pendukung yang d ibutuhkan untuk proses percepatan onstream,” kata Hudi.
Penemuan gas ini berasal dari Sumur Eksplorasi Layaran-1 di WK South Andaman, yang d ikelola oleh Kementerian ESDM dan Mubadala Energy melalui mekanisme kontrak gross split yang d itandatangani pada Februari 2019.
Meskipun temuan ini menjadi berita positif, Hudi menyayangkan adanya informasi tidak akurat dan spekulatif terkait cadangan tersebut, khususnya yang menggambarkan cadangan sebagai minyak dengan potensi miliaran barel. Menurutnya, hal ini sangat menyesatkan dan perlu d iluruskan.
Data Kementerian ESDM menyebutkan total sumber daya di area Andaman d iperkirakan sebesar 4.965 juta barel minyak ekuivalen (MMBOE).
Saat ini, penemuan gas di South Andaman masih dalam tahap awal eksplorasi, dan Mubadala Energy sedang melakukan serangkaian tes untuk mengevaluasi potensi dan karakteristik cadangan tersebut.
Selanjutnya, berdasarkan hasil kajian teknis, ekonomis, serta skenario pengembangan, akan d isusun Penentuan Status Eksplorasi (PSE) sebagai dasar rencana pengembangan atau Plan of Development (PoD). Infrastruktur, termasuk pembangunan kilang LNG, akan menjadi pertimbangan utama setelah PoD selesai untuk memastikan komersialisasi penemuan gas ini.(*)





