JAKARTA, BN NASIONAL
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menolak tantangan debat dari Ekonom Senior INDEFF Faisal Basri terkait program hilirisasi.
Sebelumnya, Faisal mengkritik program hilirisasi pemerintah dan menyebutnya sebagai konsep yang sesat. Ia pun menantang Luhut dan Thomas Trikasih Lembong untuk berdebat terbuka mengenai hal tersebut.
“Saya bisa debat deh dengan Luhut secara terbuka gitu. Anda organisir aja. Saya sama Tom Lembong deh berdua, lawan Luhut dengan Seto (Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves),” kata Faisal.
Luhut menanggapi bahwa Faisal belum pernah melihat tambang secara langsung dan tidak ada gunanya menanggapi tantangan tersebut.
“Dia (Faisal) belum pernah lihat tambang, ngapain saya layani ngomong sama orang begitu,” kata Luhut.
Perbedaan Pandangan
Faisal menilai program hilirisasi tidak efektif dan hanya menguntungkan negara lain, seperti China. Ia menyarankan pemerintah untuk fokus pada industrialisasi.
Di sisi lain, Luhut menegaskan bahwa program hilirisasi penting untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia dan menciptakan lapangan kerja.
Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah debat antara Luhut dan Faisal akan terlaksana.
Publik menantikan bagaimana kelanjutan polemik ini dan solusi terbaik untuk pengembangan ekonomi nasional.(*)





