JAKARTA, BN NASIONAL
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meresmikan tajak sumur infil clastic Banyu Urip, Jawa Timur. Ini merupakan langkah penting dalam mengatasi tantangan produksi minyak di Blok Cepu.
Acara tersebut, yang d ihadiri oleh pihak-pihak terkait, termasuk perwakilan dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Arifin Tasrif menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan industri minyak untuk memaksimalkan potensi sumber daya energi di Indonesia.
“Tajak sumur perdana ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi penurunan produksi yang terjadi sejak beberapa tahun terakhir di wilayah Blok Cepu. Dengan adanya pengeboran ini, kami berharap dapat menahan laju penurunan produksi dan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang ada,” ungkap Arifin Tasrif.
Sejak 8 tahun lalu, tidak ada penambahan sumur baru di Blok Cepu, yang menyebabkan penurunan produksi yang signifikan. Dengan peresmian tajak sumur infil clastic Banyu Urip, d iharapkan produksi minyak bisa kembali meningkat. Ini juga dapat mendukung ketahanan energi nasional, dan kontribusi terhadap perekonomian negara.
“Pemboran ini tidak hanya untuk memperoleh minyak yang tidak dapat d iakses sebelumnya. Tetapi juga untuk membuktikan potensi cadangan reservoir clastics. Kami berharap tindakan ini dapat menambah produksi minyak sebesar 20.000 hingga 30.000 barel per hari, serta menghasilkan hingga 1 miliar barel,” jelas Arifin Tasrif.
ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) telah memainkan peran penting dalam mempertahankan produksi di wilayah ini. Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan ExxonMobil, berbagai teknologi dan pengalaman dalam industri minyak dapat d imanfaatkan secara optimal.
“Kami bangga dapat terus melanjutkan kerjasama dengan Exxon, sebagai perusahaan terbesar di dunia dengan pengalaman dan teknologi yang mumpuni. Kami berharap dapat mencapai hasil yang maksimal dari lapangan Cepu, memastikan kontribusi yang signifikan terhadap sektor energi dan ekonomi Indonesia,” tambah Arifin Tasrif.
Peresmian tajak sumur ini d iharapkan menjadi tonggak penting dalam menjaga ketahanan energi nasional dan meningkatkan pemanfaatan sumber daya energi yang berkelanjutan.*[]





