Badan Geologi Beberkan Fenomena Bledug Kramesan

JAKARTA, BN NASIONAL

Badan Geologi Kementerian ESDM sedang melakukan penyelidikan terhadap fenomena Bledug Kramesan di Dusun Medang, Sendangrejo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Fenomena ini, yang d ikenal sebagai mud volcano, telah lama ada dan tercatat dalam beberapa naskah sejarah Jawa. Dalam penjelasannya, Kepala Badan Geologi ESDM, Muhammad Wafid, mengatakan bahwa Bledug Kramesan terletak sekitar 3,4 km dari Bledug Kuwu, dengan ketinggian 25 meter dari permukaan tanah.

“Dalam penyelidikan kami, kami menemukan bahwa fenomena Bledug Kramesan ini d isebabkan oleh mud d iapir, yang merupakan hasil material halus yang naik ke permukaan melalui rekahan atau struktur geologi,” ungkap Wafid.

Menurut Wafid, daerah ini termasuk dalam Pati Through dan fisiografi antiklinorium Zona Rembang.

“Batuan di daerah ini akan membentuk mud d iapir setelah mengalami burial dan kompresi, dan material ini dapat naik ke permukaan melalui rekahan dan struktur geologi,” tambahnya.

Baca juga  Teknologi Quantum Leap in Window Menghasilkan Penghematan Energi yang Dramatis

Wafid menegaskan bahwa Bledug Kramesan adalah fenomena yang wajar, terutama karena dekat dengan Bledug Kuwu.

“Kami meminta masyarakat tidak panik dan tidak percaya pada berita yang tidak bertanggungjawab. Kami akan terus memonitor perkembangan fenomena ini,” jelasnya.

Di samping itu, Wafid juga menyampaikan bahwa beberapa faktor mempengaruhi terbentuknya mud d iapir, antara lain amblesan, kecepatan pengendapan, lapisan plastis, overpressure, dan under-compacted. Selain itu, faktor-faktor seperti potensi hidrokarbon, produksi air d iagenetic, dan tekanan tektonik juga berperan dalam proses tersebut.

“Dalam penyelidikan kami, kami menemukan bahwa gempa bumi di Bawean pada tanggal 22 Maret 2024 dengan skala 6,5 SR dapat meningkatkan aktivitas semburan lumpur di sekitar Bledug Kramesan. Hal ini terjadi karena gempa dapat membuka rekahan dan patahan, memungkinkan material lumpur untuk lebih mudah naik ke permukaan,” tambah Wafid.

Baca juga  Pratinjau Nets vs. Wizards: Jumat malam di DC

Untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi, Badan Geologi ESDM akan terus memantau perkembangan fenomena Bledug Kramesan.

“Kami akan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat dan memastikan bahwa mereka tidak merasa panik,” tegas Wafid.

Selain itu, Badan Geologi ESDM juga akan terus melakukan studi dan penelitian lebih lanjut untuk memahami lebih dalam tentang fenomena Bledug Kramesan dan dampaknya bagi lingkungan sekitar.*[]