Smelter Timah di Malaysia Berhenti Beroperasi

JAKARTA, BN NASIONAL – Produksi timah Malaysia Smelting Corporation (MSC) di pabrik peleburan Pulau Indah, Malaysia, terhenti sementara akibat ledakan pipa gas di dekat kawasan Putra Heights pada Selasa (1/4/2025).

Insiden tersebut menyebabkan terputusnya pasokan gas ke fasilitas MSC yang terletak di dekat Port Klang.

Berdasarkan laporan dari International Tin Association (ITA), MSC menyatakan penghentian operasi dilakukan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Hingga kini, belum ada jadwal resmi terkait pemulihan pasokan gas yang terdampak ledakan tersebut.

“Terputusnya pasokan gas berdampak langsung terhadap kegiatan operasional kami di Pulau Indah,” ujar MSC dalam pernyataannya dikutip Selasa (8/4/2025).

 Perusahaan juga memperingatkan bahwa insiden ini dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman logam timah ke pelanggan.

Diketahui, MSC merupakan salah satu produsen timah olahan terbesar di dunia, menempati peringkat kelima secara global dengan total produksi 16.300 ton pada tahun 2024.

Baca juga  Caleb McLaughlin dan David Harbour Bersatu Kembali dalam Film Animasi Sony GOAT

Perusahaan ini sebelumnya telah memindahkan operasi dari pabrik peleburan bersejarah di Butterworth, Penang, ke fasilitas modern di Pulau Indah sebagai bagian dari strategi modernisasi.

Malaysia Smelting Corporation merupakan anggota aktif dari International Tin Association, yang menaungi produsen timah utama dunia.