JAKARTA, BN NASIONAL – PT Elnusa Tbk (ELSA) mencatat realisasi belanja modal (capex) baru mencapai 39 persen hingga akhir semester I 2025.
Direktur Pengembangan Usaha ELSA Arief Prasetyo Handoto menyampaikan, beberapa investasi untuk peralatan (equipment) harus dijadwalkan ulang demi menyesuaikan dinamika pasar.
“Realisasi capex baru 39 persen, ada beberapa aset equipment kita Investasi agak terlambat disebabkan demand mundur. Agar tidak tambah biaya karena pesan duluan kita sesuaikan,” kata Arief dalam sesi diskusi di Jakarta, Jumat (1/8/2025).
Meski demikian, manajemen optimistis kebutuhan pasar akan meningkat pada paruh kedua tahun ini. Investasi pun disiapkan untuk mendukung kegiatan operasional yang sudah dikontrak.
“Kita harapkan semester II permintaan market tumbuh, investasi udah disiapkan. Proses pengajuan investasi sudah selesai, jadi hanya pembelian aset. Semester 2 target Rp594 miliar,” jelas Arief.
Sepanjang semester I 2025, Elnusa membukukan pedapatan sebesar Rp6,9 triliun tumbuh 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan kinerja perusahaan ditopang oleh kontribusi solid dari seluruh lini usaha. Segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi mencapai 56 persen dari total pendapatan, didorong oleh meningkatnya aktivitas bisnis trading Bahan Bakar Minyak (BBM) industri serta jasa transportasi BBM.
Sementara itu, segmen Jasa Hulu Migas Terintegrasi menyumbang 33 persen dengan tetap menjaga performa melalui berbagai layanan teknis dan pengerjaan proyek strategis.
Adapun segmen Jasa Penunjang Migas turut memberikan kontribusi sebesar 11 persen, yang berasal dari kinerja positif unit bisnis fabrikasi, marine support, hingga pengelolaan gudang dan data.
Di sisi keuangan, perusahaan mencatatkan EBITDA sebesar Rp742 miliar, dengan raihan laba bersih mencapai Rp336 miliar.





