Air PDAM di Rudis Keruh, PJ Bupati Kesal

BANGKA, BN NASIONAL.

AIR SUPLAI PDAM Tirta Bangka yang mengalir ke rumah dinas Bupati Bangka, M. Haris, tampak keruh. Hal ini disebabkan oleh aktivitas penambangan timah ilegal di Kolong Sumber Aik Baku milik PDAM Tirta Bangka di Dam 1 Pemali.

“Kesal liat air keluar keruh. Kalau di rumah dinas saja begitu, apalagi di rumah-rumah pelanggan PDAM Tirta Bangka. Kasihan,” kata M. Haris.

M. Haris mengaku sudah menerima laporan terkait aktivitas penambangan liar di kolong tersebut. Ia juga telah berkoordinasi dengan Kapolres Bangka, AKBP Taufik Noor Isya, terkait langkah-langkah efektif untuk menuntaskan aktivitas tambang ilegal di Dam 1 Pemali.

“Akan kita ambil langkah-langkah efektif agar tidak ada lagi penambangan di sumber air baku Dam Pemali. Saya akan koordinasikan ke Kapolres Bangka,” kata M. Haris.

Baca juga  Elastisitas Inovasi Farmasi - Ekonom Kesehatan

Kapolres Bangka, AKBP Taufik Noor Isya, mengatakan jajarannya terus melakukan pengecekan ke Dam 1 Pemali pasca dilakukan penertiban tambang ilegal jenis sebu di sana beberapa waktu lalu.

Namun, para penambang yang beroperasi di sana kerap menggunakan jalur jalan setapak lewat hutan untuk menghindar. Selain itu, mereka sebagian besar beroperasi di malam hari menunggu situasi.

“Tetapi menjadi perhatian jajaran Polres Bangka terhadap aktivitas tambang di sumber air baku Dam Pemali,” kata AKBP Taufik Noor Isya.

Sementara itu, seorang sumber kepada wartawan mengatakan pada Senin malam (27/11/2023) ada sekitar 50 unit penambang liar beraktivitas di Kolong Dam 1 Pemali yang bekerja pada jam 23.00 WIB setiap harinya.

“Banyak sekali. Ada sekitar 50 unit malam ini jalan penambangnya,” ujar sumber tersebut.(*)