Belum Tentukan Lokasi, Kementerian ESDM akan Tinjau Ulang Lokasi Pembangunan PLTN

JAKARTA, BN NASIONAL – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan peninjauan kembali lokasi tapak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang telah ditetapkan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sebelumnya.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyusun draft Keputusan Presiden (Keppres) untuk pembentukan Nuclear Energy Program Implementation Organization (NEPIO) yang disampaikan kepada Presiden.

“Nah strukturnya (NEPIO) di bawahnya ada tiga pokja. Tiga pokja inilah yang nanti Akan menentukan, satu lokasi Terus yang Kedua adalah pelaksanaannya. Yang pertama itu perencanaan, lokasinya dimana, bagaimana konsepnya itu Perencanaan. Terus yang kedua adalah pelaksanaan. Terus yang ketiga adalah pengawasan,” kata Eniya saat ditemui di Kementerian ESDM, Selasa (17/12/2024).

Baca juga  Pelatih Hones di New York Nineties Skate Culture for Fall Winter 2025

Setelah terbentuknya NEPIO, akan dilakukan penugasan kepada NEPIO untuk menilai penerimaan sikap (Acceptance) terhadap masyarakat.

“Kan nanti problem kedua adalah misalnya di proyek perencanaan nanti akan kami tugasi untuk menilai Acceptance. Dulu BATAN sudah ada Target-target nuklir,” ujar Eniya.

Dari penilaian BATAN terdahulu yang sudah menentukan beberapa lokasi studi tapak untuk PLTN pun akan ditinjau kembali mengikuti perkembangan zaman.

“Sudah ada studi tapak. Ada yang menyebut berapa lokasi gitu ya, nah studi tapak itu semua akan kita review ulang. Karena dulu nerima sekarang bisa jadi enggak, dulu nggak sekarang bisa jadi iya,” jelas Eniya.

Untuk Keppres NEPIO, Eniya menyebut, ditargetkan dapat rampung pada awal tahun 2025 setelah dilakukan pembahasan oleh Kementerian/Lembaga (K/L) terkait.

“Saya maksimalkan minggu ini baru dibahas sama Pak Wamen beberapa, nanti Pak Menteri Kan mengirim surat dulu ke Presiden. Masih kirim surat dulu nanti, terus pembahasan Ini dulu semua kementerian K/L,” jelasnya.

Baca juga  Didominasi Pegawai Lokal, PT SBS Buktikan Dengan Keberhasilan Raih Laba