ESDM Raih Predikat ‘Sangat Memuaskan’ dari ANRI, Bukti Komitmen Reformasi Birokrasi Digital

JAKARTA, BN NASIONAL – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih predikat AA (Sangat Memuaskan) dalam pengawasan kearsipan tahun 2024 yang dilakukan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Dengan nilai 94,04, capaian ini menegaskan konsistensi ESDM dalam pengelolaan arsip yang tertib dan profesional.

Piagam penghargaan diserahkan oleh ANRI dan diterima Plt. Kepala Biro Umum Kementerian ESDM, Carlos Bona Sakti Manurung, pada acara Penghargaan Hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2024 di Kantor ANRI, Jakarta, Senin (20/10).

“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan nasional atas kinerja Kementerian ESDM dalam penyelenggaraan kearsipan yang tertib, profesional, dan sesuai standar,” ujar Carlos usai menerima penghargaan.

Carlos menegaskan, capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat sistem pengelolaan arsip secara profesional dan berkelanjutan.

Baca juga  Pintu Masuk Skandal Tambang Era Jokowi?

“Terima kasih kepada seluruh pegawai Kementerian ESDM khususnya pengelola arsip yang telah bekerja dengan sangat baik, dan semoga raihan ini menjadi pendorong untuk meningkatkan pengelolaan arsip karena merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi serta peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian ESDM,” lanjutnya.

Pengawasan kearsipan eksternal oleh ANRI mencakup Kementerian, Lembaga Negara, hingga Pemerintah Daerah, sementara pengawasan internal dilakukan masing-masing instansi terhadap unit kerja setingkat eselon II.

Pada pengawasan tahun 2025, ANRI melibatkan 47 kementerian, 20 lembaga non-kementerian, 25 sekretariat lembaga, 7 perguruan tinggi, dan 34 pemerintah provinsi. Fokus utama pengawasan diarahkan untuk memastikan tiga hal:

Kepatuhan terhadap regulasi, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 43 Tahun 2009;

Kualitas kinerja penyelenggaraan kearsipan sesuai NSPK (Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria);
1.Pemanfaatan arsip untuk kepentingan negara dan pelayanan publik.
2.Capaian ini menunjukkan keseriusan Kementerian ESDM dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan modern melalui sistem kearsipan yang kuat dan terdigitalisasi.

Baca juga  ASEAN Dorong Transisi Energi Lewat Teknologi Batu Bara Bersih, Indonesia Targetkan Net Zero Emission 2060