Kamboja Berlakukan Bebas Karantina untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi Covid-19

by admin
2 minutes read

Jakarta, BN Nasional — Perjalanan bebas karantina berlaku mulai Senin (15/11) depan, kata Hun Sen dalam pesan audio khusus yang dirilis untuk umum.

“Karena hampir 88 persen dari total populasi kita telah menerima vaksin Covid-19, maka persyaratan karantina tidak diperlukan lagi,” kata Hun Sen.

“Baik warga Kamboja maupun orang asing yang bepergian ke Kamboja tidak lagi diwajibkan untuk dikarantina, tetapi mereka yang belum diinokulasi dengan vaksin Covid-19, akan diharuskan menjalani karantina 14 hari penuh,” tambahnya.

Namun, menurut Hun Sen, semua sampel penumpang yang masuk akan diambil untuk tes reaksi berantai polimerase (PCR) setibanya di kerajaan, dan mereka dapat menunggu hasilnya di tempat tinggal mereka sendiri atau rumah teman atau kerabat mereka.

“Jika hasilnya negatif Covid-19, dia berhak bepergian ke mana pun dia mau,” ujarnya.

Perdana menteri mengatakan penumpang yang divaksinasi lengkap, yang saat ini menjalani karantina di berbagai pusat, akan diizinkan meninggalkan fasilitas mereka mulai Senin.

Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), langkah terbaru terjadi setelah negara Asia Tenggara itu telah memberikan setidaknya satu dosis vaksin Covid-19 kepada 14,05 juta orang, atau 87,8 dari 16 juta penduduknya.

Dari populasi Kamboja, menurut Kementerian Kesehatan,13,2 juta, atau 82,5%, telah sepenuhnya diinokulasi dengan kedua dosis yang diperlukan, dan 2,02 juta, atau 12,6%, telah menerima dosis ketiga atau dosis vaksin penguat.

Lim Heng, wakil presiden Kamar Dagang Kamboja, menyambut baik kebijakan bebas karantina, dengan mengatakan bahwa hal itu akan mendorong investor dan wisatawan, terutama dari Tiongkok, untuk datang ke Kamboja.

“Ini kesempatan bagus untuk menarik investor dan turis asing ke negara kita, karena beberapa negara masih memberlakukan pembatasan perjalanan, dan saya yakin turis asing yang membosankan selama era Covid-19 akan datang ke Kamboja untuk liburan,” katanya. kepada Xinhua.

“Pembukaan kembali penuh untuk pelancong masuk yang divaksinasi ini jelas menunjukkan keberhasilan besar pemerintah Kamboja dalam vaksinasi terhadap Covid-19, dengan Tiongkok menjadi pemasok vaksin utama,” kata Heng.

Chhay Sivlin, presiden Asosiasi Agen Perjalanan Kamboja, mengatakan langkah itu akan memberikan dorongan besar bagi industri pariwisata, yang telah terpukul keras oleh pandemi.

“Ini adalah berita menarik bagi operator tur dan perjalanan serta untuk bisnis terkait pariwisata lainnya, dan kami yakin bahwa kebijakan bebas karantina ini akan menghidupkan kembali pertumbuhan pariwisata kami setelah merosot selama hampir dua tahun,” katanya kepada Xinhua.

Sumber.

related posts