Kementerian PUPR Kerjakan Bendungan Budong-Budong: Langkah Strategis untuk Pengembangan Wilayah Sulawesi Barat

SULAWESI BARAT, BN NASIONAL

Bendungan Budong-Budong, proyek strategis nasional di Sulawesi Barat, menjadi fokus pembangunan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dalam upaya meningkatkan kapasitas tampungan air, proyek ini d iharapkan mendukung ketahanan pangan dan air di wilayah tersebut.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa pembangunan bendungan tersebut merupakan langkah strategis untuk mengatasi tantangan dalam penyediaan air bagi pertanian dan kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan Bendungan Budong-Budong menjadi prioritas kami untuk meningkatkan ketersediaan air secara efisien,” ujarnya kepada para wartawan.

Menurut Basuki, pembangunan bendungan ini akan d isertai dengan peningkatan jaringan irigasi, yang akan memastikan distribusi air yang merata ke lahan pertanian. “Kami berkomitmen untuk memberikan manfaat yang maksimal bagi petani dan masyarakat setempat melalui proyek ini,” tambahnya d ikutip dari Antaranews.com.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III, Dedi Yudha Lesmana, menjelaskan bahwa proyek ini telah d imulai sejak Desember 2020 dan sedang dalam tahap konstruksi. “Hingga September 2023, progres fisik proyek telah mencapai 27 persen,” ungkapnya.

Baca juga  Taiwan Diguncang Gempa Bermagnitudo 6

Dedi menambahkan bahwa pembangunan bendungan ini d ilakukan oleh kontraktor PT Abipraya-Bumi Karsa, KSO dengan biaya sekitar Rp1,02 triliun. “Selain berfungsi sebagai tampungan air, bendungan ini juga akan menjadi solusi dalam pengendalian banjir di sekitarnya,” jelasnya.

“Dengan potensi manfaat air baku sebesar 410 liter/detik, kami optimis bahwa Bendungan Budong-Budong akan menjadi aset penting dalam pembangunan dan ketahanan wilayah Kabupaten Mamuju Tengah,” tutup Dedi.*[]