29 C
Jakarta

Krisis bahan bakar mengancam nyawa pasien di rumah sakit

Published:

GAZA, (PIC)

Kementerian Kesehatan Gaza telah memperingatkan lagi bahwa penutupan generator listrik rumah sakit sebagai akibat dari krisis bahan bakar yang sedang berlangsung di Jalur Gaza akan menyebabkan kematian pasien dengan kondisi kritis dan bayi prematur, terutama di Rumah Sakit Nasser.

Rumah Sakit Nasser adalah satu-satunya fasilitas medis yang beroperasi di Gaza selatan yang masih menyediakan layanan bagi orang-orang dari Khan Yunis dan Rafah.

Kementerian Kesehatan telah mengambil langkah-langkah ketat untuk mengurangi konsumsi bahan bakar di rumah sakit, menurut pernyataannya pada hari Senin.

Sementara itu, Ahmed al-Farra, kepala departemen pediatrik Rumah Sakit Nasser, mengatakan ada pasien perawatan intensif yang membutuhkan oksigen sepanjang waktu, tetapi krisis bahan bakar akan memengaruhi pekerjaan stasiun oksigen rumah sakit setiap saat.

Farra memperingatkan bahwa nyawa pasien dengan kondisi kritis dan bayi baru lahir di area inkubator terancam jika rumah sakit berhenti menyediakan oksigen bagi mereka.

“Stasiun oksigen ini dianggap sebagai jalur penyelamat bagi semua pasien di Gaza selatan setelah Rumah Sakit Eropa berhenti beroperasi. Stasiun ini juga mendukung lebih dari satu rumah sakit dan melayani pasien di rumah,” kata Abdul-Qader Aliwi, pejabat yang bertanggung jawab atas stasiun oksigen tersebut.

Aliwi menyerukan agar Gaza diberi pasokan solar yang cukup untuk mengoperasikan stasiun oksigen dan menyelamatkan nyawa pasien.



Related articles

Recent articles

spot_img