Mafia Tanah Jadi Tantangan Terbesar Kementerian ATR

JAKARTA, BN NASIONAL

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan kasus penyerobotan lahan oleh mafia tanah menjadi tantangan terbesar bagi instansinya saat ini.

“Jadi di sinilah yang menjadi tantangan terbesar bagi Kementerian ATR, bagaimana kami bisa secara utuh melihat permasalahan sengketa, termasuk juga kasus yang d isebabkan oleh mafia tanah yang merugikan rakyat,” kata AHY seusai silaturahmi dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Jakarta, Sabtu (25/2).

AHY menuturkan, Wapres Ma’ruf Amin juga menyampaikan keprihatinannya terkait maraknya kasus mafia tanah yang merugikan rakyat kecil.

“Bahkan tadi saya catat secara langsung beberapa saat yang lalu ada warga yang melaporkan kepada Bapak Wapres tentang tanah d iserobot oleh orang lain, d isebut oleh pengembang dan akhirnya nasibnya tidak menentu, kasihan padahal ini rakyat kecil,” kata AHY d ikutip dari Antaranews.com.

Baca juga  Kirim Uang Tanpa Ada Pengajuan jadi Modus Baru Pinjol Ilegal Jerat Korban, Satgas Waspada Investasi: Segera Lapor Polisi!

Pemerintah Berpihak pada Rakyat

AHY menegaskan, pemerintah akan berpihak pada rakyat dan menindak tegas mafia tanah.

“Kalau ada rakyat berhadapan dengan mafia tanah, sudah pasti Kementerian ATR akan berpihak pada rakyat, akan membela rakyat kecil,” tegasnya.

“Jangan sampai hak mereka d iinjak, apalagi masyarakat rentan banyak juga, misalnya yang sudah pensiun itu yang rakyat kecil d ipermainkan dan kita tidak akan membiarkan itu terjadi,” kata AHY.

Koordinasi dengan Kementerian/Lembaga Lain

AHY mengatakan, Kementerian ATR telah berkoordinasi dengan sejumlah kementerian/lembaga seperti Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Kementerian Pertanian untuk menyelesaikan permasalahan pertanahan dan pembangunan infrastruktur.

“Ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menuntaskan permasalahan di bidang pertanahan sekaligus juga kaitannya dengan pembangunan kementerian lainnya,” kata AHY.

Baca juga  Polda Jateng: 6 Polisi Diperiksa Terkait Peristiwa Wadas

AHY meminta dukungan dari masyarakat agar Kementerian ATR dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik.

“Dukungan dari masyarakat sangat penting bagi kami dalam menyelesaikan tugas ini,” kata AHY.*[]