Gibran Rakabuming Raka Fokus pada Hilirisasi, Pupuk, dan UMKM di Debat Capres 2024

JAKARTA, BN NASIONAL.

Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, kembali menekankan konsep “hilirisasi” dalam Debat Keempat Pilpres 2024 di JCC, Jakarta. Sebanyak 12 kali Gibran menyebut kata tersebut, menyoroti rencananya untuk meluaskan hilirisasi tidak hanya pada sektor tambang, tetapi juga ke sektor pertanian, maritim, dan digital.

Dalam segmen penyampaian visi dan misi, serta pernyataan penutup debat, Gibran menggarisbawahi pentingnya hilirisasi dalam pembangunan. Ia menyampaikan bahwa konsep ini akan menjadi landasan pengembangan berbagai sektor, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan ketahanan pangan nasional sebagaimana di kutip pada antaranews.com, Senin (22/01/2024).

Selain “hilirisasi”, Gibran juga menekankan isu-isu seperti “pupuk” sebanyak sembilan kali. Menurutnya, ketersediaan pupuk sangat vital untuk meningkatkan produktivitas petani dan menjaga ketahanan pangan nasional. Ia juga menyoroti peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menyebut kata “UMKM” enam kali, menjelaskan pentingnya kemitraan antara perusahaan besar dan UMKM lokal.

Baca juga  PT KAI Girang Angkutan Barang Terus Tumbuh: Dipilih Karena Bebas Pungli, Cepat dan Tepat Waktu

Dalam pertanyaan kepada cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, Gibran menyampaikan konsep “greenflation” yang berkaitan dengan kenaikan harga bahan baku dan energi dalam transisi menuju penggunaan energi ramah lingkungan. Meskipun Mahfud menilai pertanyaan ini tidak layak d ijawab, Gibran tetap menekankan pentingnya “green jobs” atau peluang kerja ramah lingkungan sebagai tren masa depan.

Dengan agenda hilirisasi, pemerataan pembangunan, transisi menuju energi hijau, ekonomi kreatif, dan dukungan pada UMKM, Gibran meyakini dapat membuka 19 juta lapangan kerja, termasuk 5 juta “Green Jobs”. Meski menyertakan sejumlah istilah asing seperti “green jobs” dan “smart farming,” Gibran berusaha menjelaskan dengan sederhana untuk memahamkan masyarakat luas.

Pada sisi lain, cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, menyebut kata “hilirisasi” sebanyak empat kali, sementara cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, tidak mengucapkan kata tersebut. Seiring berjalannya debat, ketiga pasangan capres-cawapres terus berkompetisi untuk mempresentasikan visi dan misi mereka terkait energi, sumber daya alam, pangan, pajak karbon, lingkungan hidup, agraria, dan masyarakat adat.(*)

Baca juga  Pengangguran di Indonesia : 2,8 Juta Alami Hopeless of Job, 76,90 Persen Lulusan SMP ke BawahÂ