Harga Komoditas Energi Turun Hingga 35 Persen, PNBP ESDM Baru Capai 46 Persen di Semester I 2025

JAKARTA, BN NASIONAL – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa penurunan tajam harga komoditas global, khususnya batubara, menjadi tantangan utama dalam pencapaian target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2025.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan, hingga akhir Juni 2025, realisasi PNBP sektor ESDM baru mencapai 46 persen dari target yang telah ditetapkan.

“Harga komoditas, khususnya batubara, turun cukup jauh, sekitar 25 sampai dengan 35 persen sampai bulan Juni,” kata Bahlil saat Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI, Senin (14/7/2025).

Menurutnya, kondisi pasar global yang tidak menentu menjadi penyebab utama turunnya harga komoditas energi. Hal ini berdampak langsung pada penerimaan negara dari sektor ESDM, terutama batubara dan migas.

Berdasarkan data yang dipaparkan, hingga 30 Juni 2025 realisasi PNBP subsektor Migas mencapai Rp48,82 triliun, Minerba Rp66,21 triliun, Panas Bumi mencapai Rp 820 miliar, dan lainnya sebesar Rp1,25 triliun.

Baca juga  Pemerintah Cabut Empat Izin Tambang di Raja Ampat

Sementara itu, total realisasi PNBP dari seluruh sektor ESDM mencapai Rp117,11 triliun dari target sebesar Rp254,49 triliun atau baru sekitar 46 persen.

“Insya Allah mudah-mudahan target bisa kita capai. Tapi memang kerjanya berat, karena harga komoditas lagi pasang surut,” jelas Bahlil.

Meski menghadapi tekanan dari sisi harga, pemerintah tetap optimistis target penerimaan negara tahun 2025 masih dapat dikejar melalui penguatan tata kelola, efisiensi produksi, serta optimalisasi penerimaan dari sektor energi terbarukan dan panas bumi.

Sebelumnya, pada tahun 2024, sektor ESDM mencatat kinerja positif dengan capaian PNBP sebesar Rp269,65 triliun atau 113 persen dari target.