Komisi XII DPR Buka Partisipasi Publik dalam Seleksi Calon Ketua dan Anggota BPH Migas 2025–2029

JAKARTA, BN NASIONAL – Komisi XII DPR RI membuka ruang partisipasi publik secara luas dalam proses pemilihan dan penetapan Calon Ketua serta Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) periode 2025–2029. Tahapan pemilihan dijadwalkan berlangsung pada 8–9 September 2025.

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menegaskan bahwa mekanisme ini dijalankan dengan asas keterbukaan dan transparansi publik sebagaimana mandat konstitusi. Menurutnya, partisipasi masyarakat akan memperkuat legitimasi calon yang nantinya dipercaya mengemban tugas di BPH Migas.

“Komisi XII DPR RI membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan masukan, baik berupa tanggapan, aspirasi, maupun catatan terhadap nama-nama calon yang sudah disampaikan Presiden RI. Semua proses ini harus akuntabel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Bambang dalam keterangannya, Jakarta, Senin (1/9/2025).

Baca juga  Sephora bekerja sama dengan Golden State Valkyries WNBA

Proses ini merupakan tindak lanjut dari Surat Presiden Republik Indonesia Nomor: R-41/Pres/07/2025 tentang Calon Ketua dan Anggota Komite BPH Migas masa jabatan 2025–2029. Surat tersebut dibahas dalam Rapat Konsultasi Pengganti Rapat Badan Musyawarah DPR RI pada 25 Agustus 2025, yang menugaskan Komisi XII DPR RI untuk memproses daftar nama calon.

Menurut Bambang, nama-nama tersebut akan melalui tahapan pemilihan di Komisi XII DPR RI secara terbuka. Masyarakat dapat menyampaikan masukan tertulis terkait para calon kepada Sekretariat Komisi XII DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, atau melalui e-mail resmi set_komisi12@dpr.go.id.

“Partisipasi publik menjadi kunci dalam memastikan bahwa calon yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas, integritas, dan rekam jejak yang layak untuk mengelola hajat hidup orang banyak di sektor hilir migas,” ujar Bambang.

Baca juga  Produksi Freeport Dihentikan, Bahlil: Fokus Utama Cari Korban Longsor

Ia menekankan, BPH Migas memegang peranan strategis dalam mengatur dan mengawasi penyediaan serta distribusi BBM dan pengangkutan gas bumi melalui pipa. Oleh karena itu, proses pemilihan tidak boleh sebatas formalitas, melainkan harus melahirkan figur yang mampu menjaga kepentingan nasional di bidang energi.

“Energi adalah sektor vital. Masyarakat tentu berharap figur-figur yang terpilih di BPH Migas mampu bekerja secara profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Itu sebabnya keterlibatan masyarakat dalam memberikan masukan sangat kami dorong,” jelas Bambang.

Adapun nama-nama calon Ketua dan Anggota Komite BPH Migas yang diusulkan Presiden adalah:

1.Abdul Halim

2.Alimuddin Baso

3.Arief Nurzaman

4.Arief Wardono

5.Bambang Hermanto

6.Bambang Utoro

7.Baskara Agung Wibawa

8.Dwi Anggoro Ismukurnianto

9.Eman Salman Arief

10.Erika Retnowati

11.Fathul Nugroho

12.Harya Adityawarman

13.Hasbi Anshory

14.Mustafid Gunawan

Baca juga  Naga berjanggut bisa beralih seks. Para ilmuwan akhirnya mengetahui caranya

15.Sahat Purba

16.Senda Hurmuzan Kanam

17.Sutrisno

18.Wahyudi Anas