Ulubelu Jadi Tonggak Baru, Indonesia Uji Coba Produksi Hidrogen Hijau dari Panas Bumi

JAKARTA, BN NASIONAL – Indonesia resmi memasuki babak baru transisi energi lewat proyek percontohan hidrogen hijau di Ulubelu, Lampung. Dari sumber panas bumi yang selama ini dimanfaatkan untuk pembangkit listrik, kini energi bersih tersebut diuji coba sebagai bahan baku produksi hidrogen hijau, energi masa depan yang digadang-gadang bakal menjadi komoditas ekspor.

Momentum bersejarah ini ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Todotua Pasaribu, serta jajaran direksi PT Pertamina (Persero) dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk pada Selasa (9/9/2025).

Yuliot menegaskan, pemanfaatan panas bumi sebagai energi primer untuk memproduksi hidrogen hijau merupakan strategi kunci menuju ketahanan energi nasional.

“Green Hydrogen diyakini akan menjadi game changer dalam transisi energi global karena sifatnya yang fleksibel dan dapat menjadi komoditas ekspor di masa depan,” ujarnya.

Baca juga  Kartun KAL | Edisi 29 Juni 2024

Proyek di Ulubelu tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga dirancang sebagai laboratorium energi bersih. Operasi dari empat unit PLTP berkapasitas total 220 MW tetap berjalan tanpa menambah emisi karbon, sekaligus menjadi tempat uji teknologi, efisiensi, dan model bisnis hidrogen hijau sebelum direplikasi ke wilayah lain.

“Saya yakin, pengalaman dan pembelajaran dari proyek ini akan menjadi best practice dan referensi untuk direplikasikan di wilayah lain,” kata Yuliot.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyebut proyek ini sebagai tonggak sejarah.

“Dari Ulubelu, kita menunjukkan kepada dunia bahwa transisi energi bisa diwujudkan dengan mengandalkan kekuatan energi bersih dari tanah air sendiri,” katanya.

Pemerintah berharap Ulubelu kelak dikenal bukan hanya sebagai penghasil listrik dari panas bumi, tetapi juga sebagai pionir produksi hidrogen hijau di Indonesia simbol kemajuan bangsa dalam transformasi energi.

Baca juga  Epic Games Pembuat Fortnite Membalas Sutradara Pirates of the Caribbean yang Menyalahkan Unreal Engine atas CGI Buruk di Film Modern