JAKARTA, BN NASIONAL – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) didatangi oleh perwakilan Anggota DPRD Papua Tengah dan Mahasiswa dari Kabupaten Intan Jaya di Gedung Kementerian ESDM yang menanyakan terkait dengan Blok Wabu.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Tri Winarno mengatakan, masyarakat yang datang menemui Bahlil salah satu tujuannya untuk menanyakan kepastian apakah pemerintah sudah menerbitkan izin untuk Blok Wabu.
“Tadi ada miss bahwa dikiranya (Blok Wabu) sudah ada izinnya. Kita kan belum menerbitkan izinnya,” kata Tri saat ditemui di Gedung BPH Migas, Kamis (2/10/2025).
Diketahui, Blok Wabu di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, merupakan salah satu wilayah tambang emas terbesar di Indonesia dengan cadangan yang diperkirakan mencapai puluhan juta ons. Awalnya masuk dalam wilayah kontrak karya PT Freeport Indonesia, blok ini dikembalikan ke pemerintah setelah kontrak berakhir.
Hingga kini, pengelolaannya masih menunggu keputusan pemerintah karena tingginya nilai ekonomis dan kompleksitas masalah keamanan serta sosial di daerah tersebut. Potensi besar Blok Wabu disebut dapat menjadi sumber penerimaan negara baru, namun di sisi lain memunculkan polemik terkait dampak lingkungan dan konflik kepentingan di Papua.
Tri juga menyebutkan bahwa hingga saat ini pemerintah belum ada menerbitkan izin untuk Blok Wabu, tidak seperti yang dipikirkan oleh masyarakat Papua bahwa sudah ada izin yang diberikan.
“Maksudnya, tadi ada pertanyaan dari teman-teman dari Papua. Blok Wabu dikiranya sudah ada izin. Kan minta penjelasan belum ada,” ujar Tri.





