25.4 C
Jakarta

Bareskrim Bongkar Vila Mewah Dijadikan Pabrik Narkoba, Tiga WNA Ditahan

Published:

JAKARTA, BN NASIONAL

Di balik gemerlapnya vila megah di kawasan Tibubeneng, Badung, Bali, tersembunyi ancaman mengerikan: pabrik narkoba klandestin yang d ioperasikan oleh tiga warga negara asing (WNA) dan seorang WNI. Keberadaan pabrik ini bagaikan bom waktu yang siap meledak dan menghancurkan masa depan generasi muda.

“Kasus ini sangat memprihatinkan karena melibatkan WNA dan menargetkan generasi muda di Bali,” tegas Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada.

Dua tersangka, Ivan Volovod dan Mikhayla Volovod, saudara kembar asal Ukraina, bersama rekannya Konstantin Krutz (KK) dari Rusia, menyulap vila yang mereka sewa menjadi sarang produksi ganja hidroponik dan mephedrone. Jaringan Hydra Indonesia, yang mereka pimpin, siap mengedarkan racun mematikan ini ke seluruh pelosok negeri.

“Laboratorium ganja hidroponik dan produksi Mephedrone ini d ilakukan di basement vila yang memang d idesain oleh para tersangka,” ungkap Wahyu.

Penangkapan LM, WNI yang berperan sebagai gudang, kurir, dan operator di Bali, menambah panjang daftar pelaku dalam jaringan ini. LM, mantan napi, yang sebelumnya hanya berperan sebagai pemegang rekening jaringan narkoba Fredy Pratama, kini menjadi kaki tangan para WNA ini.

Konstantin, sang pengedar, tak kalah berbahaya. Dengan jaringan hybridnya, dia siap menyebarkan narkoba ke berbagai kalangan. Dari tangannya, petugas menyita berbagai jenis narkoba, termasuk ganja, hashis, kokain, dan mephedrone.

“Kasus ini menjadi bukti nyata bahwa peredaran narkoba tak mengenal batas. Mereka bahkan berani mendirikan pabrik di vila mewah,” ujar Wahyu dengan nada geram.

Penangkapan para pelaku ini bagaikan secercah harapan di tengah kegelapan. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus d iselesaikan. Upaya pencegahan dan edukasi perlu d igencarkan untuk melindungi generasi muda dari cengkeraman narkoba.

“Kita harus bersatu melawan narkoba. Jangan biarkan generasi muda terjerumus ke dalam jurang kehancuran,” seru Wahyu.

Mari kita bersama-sama jaga generasi muda dari bahaya narkoba. Lindungi mereka dari racun mematikan yang siap menghancurkan masa depan.**

Related articles

Recent articles

spot_img