Bersama Dudung, Arbi Leo Bahas Perkembangan Teknologi Terbarukan dan Potensi Industri Pertahanan

JAKARTA, BN NASIONAL – Direktur Utama PT Bersahaja Berkat Sahabat Jaya Arbi Leo berdiskusi dengan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dudung Abdurachman sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional sekaligus Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP).

Dalam diskusi tersebut, membahas terkait dengan perkembangan teknologi terbarukan dan potensi industri pertahanan, yang turut dihadiri Henry Wu Deputy Chief Asia The China National Nuclear Corporation (CNNC) di Jakarta, Senin (10/2/2025).

Arbi mengungkapkan, penguatan industri pertahanan yang berbasis pada teknologi modern akan menciptakan peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia.

“Saya melihat potensi besar di Indonesia dalam hal pengembangan teknologi terbarukan. Kolaborasi antara sektor militer dan swasta akan menciptakan ekosistem industri yang kuat, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga berpotensi merambah pasar ekspor,” kata Arbi dalam keterangannya, Jumat (14/2/2025).

Baca juga  Colts Mengumumkan Berita QB pada hari Senin

Selain itu, perkembangan teknologi terbarukan juga penting untuk mendukung ketahanan nasional. Penerapan teknologi ramah lingkungan dapat memperkuat kapabilitas alat utama sistem persenjataan (alutsista).

“Penggunaan teknologi terbarukan dapat menjadi solusi strategis dalam meningkatkan efisiensi serta menjaga kemandirian bangsa di sektor pertahanan,” ujar Arbi.

Arbi menambahkan, kolaborasi pemerintah dan para pengusaha tanah air sangat diperlukan untuk mempercepat penguasaan teknologi pertahanan bagi Indonesia.

“Kolaborasi ini tentunya sangat baik, diskusi atas perkembangan teknologi juga diperlukan satu sama lain. Hal ini akan meningkatkan kemandirian industri pertahanan nasional,” jelasnya.