JAKARTA, BN NASIONAL
Capaian PNBP BPH Migas sebesar Rp1,393 triliun di tahun 2023, melebihi target yang d irencanakan sebesar Rp864,42 miliar atau meningkat 161,26 persen.
Kepala BPH Migas Erika Retnowati mengatakan, PNBP BPH Migas berada dalam tren meningkat apabila d ibandingkan dengan 2 tahun sebelumnya. Pada tahun 2021, PNBP BPH Migas tercatat sebesar Rp1,1 triliun. Sedangkan pada tahun 2022, PNBP yang d isetor ke kas negara sebesar Rp1,309 triliun.
“Penerimaan PNBP Migas yang berasal dari iuran badan usaha mencapai 161,26% dari target tahun 2023,” kata Erika saat konferensi pers capaian kinerja BPH Migas di Sentul, Sabtu (30/12/2023).
Sementara itu, realisasi anggaran BPH Migas tahun 2023 sebesar Rp229,8 miliar, atau mencatatkan persentase sebesar 99,51% dari pagu anggaran Rp230,92 miliar.
Menurut Erika, BPH Migas telah berupaya untuk mencatatkan realisasi tersebut melalui berbagai upaya dan tetap memerhatikan akuntabilitas pengelolaan anggaran.
“Antara lain melalui percepatan pelaksanaan tender, akselerasi penyelesaian dokumen pertanggungjawaban dinas, serta monitoring dan evaluasi berkala pelaksanaan anggaran BPH Migas,” katanya.
Selain capaian PNBP yang melampaui, BPH Migas juga terus melakukan beberapa program untuk memenuhi kebutuhan energi yang terjangkau bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang berada di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
“Sepanjang tahun 2023 BPH Migas juga telah mendorong d ibangunnya 89 penyalur BBM Satu Harga. Secara kumulatif, sejak tahun 2017 hingga kini telah terbangun 512 penyalur BBM Satu Harga,” jelas Erika.(*)





