JAKARTA, BN NASIONAL.
PT Freeport Indonesia (PTFI) masih terus berupaya mendapatkan relaksasi ekspor konsentrat tembaga hingga Desember 2024.
“Kami berharap relaksasi ekspor konsentrat tembaga dapat terus d iberikan sampai smelter tersebut beroperasi penuh,” kata Direktur Utama PTFI Tony Wenas, Selasa (28/11/2023).
Ini d iungkapkan saat d irinya mendampingi Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.
Smelter kedua PTFI d ijadwalkan akan mulai beroperasi pada akhir Mei 2024.
“Progres smelter saat ini d iperkirakan mencapai 83 persen. PTFI terus menyelesaikan berberapa pekerjaan guna penyelesaian konstruksi fisik pada akhir Desember 2023,” kata Tony.
Pembangunan smelter kedua PTFI membutuhkan investasi sebesar US$3 miliar.
Setelah beroperasi penuh, smelter mampu mengolah konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi 1,7 juta dry metric ton (dmt.). Juga menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun.(*)





