Good News is Bad News untuk Wall Street

Jakarta, BN Nasional – Investor bereaksi terhadap data ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan sehingga kemungkinan akan menjaga Federal Reserve di jalur untuk kenaikan suku bunga yang agresif.

Nasdaq naik 0,12% menjadi 11.635,31, sedangkan S&P 500 turun 0,08% menjadi 3.899,38. Dow Jones Industrial Average ditutup turun 46,40 poin, atau 0,15%, menjadi 31.338,15. Nasdaq telah meningkat dalam lima hari berturut-turut untuk pertama kalinya tahun ini.

Nonfarm payrolls (tenaga kerja nonpertanian) meningkat 372.000 di bulan Juni, lebih baik dari 250.000 perkiraan Dow Jones, menurut data Jumat dari Biro Statistik Tenaga Kerja.

Meskipun laporan pekerjaan merupakan tanda positif bagi AS, banyak investor percaya bahwa data ini justru mendorong the Federal Reserve untuk secara agresif melawan inflasi dengan kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Baca juga  Hilirisasi Nikel Tingkatkan Pendapatan Hingga Rp 350 triliun, DPR RI Minta BPK Audit

“Kabar baik adalah berita buruk (good is bad news) untuk pasar hari ini… Anda tidak bisa meminta sesuatu yang lebih baik dari laporan pekerjaan ini, jumlahnya di atas ekspektasi,” kata Michael Arone dari State Street Global Advisors. “Upah tumbuh tetapi pada tingkat yang lebih lambat…Itu adalah hal yang baik, namun kesimpulannya adalah suku bunga Fed akan naik 75 basis poin.”

Untuk minggu ini, Nasdaq ditutup naik 4,6%, sedangkan S&P 500 naik 1,9%. Dow tertinggal tetapi masih naik sekitar 0,8%.

Twitter turun lebih dari 5% dan termasuk di antara emiten yang berkinerja terburuk di S&P 500 setelah Washington Post melaporkan bahwa Elon Musk berencana untuk mundur dari tawaran akuisisi.

Musim laporan pendapatan kuartal kedua dimulai minggu depan, diawali sebagian besar bank besar. Laporan inflasi Juni, yang dijadwalkan Rabu, juga akan menjadi fokus utama bagi investor.

Baca juga  Tak Lagi Gacor, Saham PT Timah Terdepak dari LQ45

Saham kesehatan berada di antara yang berkinerja terbaik. Centene Corp dan McKesson naik lebih dari 3%, sementara pembuat vaksin Moderna dan Regeneron masing-masing menambahkan lebih dari 2%.

Produsen mobil listrik Tesla melonjak 2,5%. Saham pembuat cip dan keamanan siber juga mendorong sektor teknologi. ON Semiconductor naik 2,8%, sementara Fortinet naik 1,8%.

Sumber: CNBC.com