Menteri ESDM Ingatkan Perusahaan Minerba Terapkan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik

JAKARTA, BN NASIONAL – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, telah mengingatkan perusahaan pertambangan mineral dan batubara (minerba) untuk menerapkan kaidah teknik pertambangan yang baik.

Penerapan kaidah ini diharapkan akan memberikan manfaat positif bagi lingkungan, masyarakat, dan wilayah sekitarnya.

Arifin menyampaikan pesannya dalam acara Good Mining Practice Award 2023 yang digelar secara daring pada Jumat (29/9/2023).

Ia menggarisbawahi pentingnya penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik dalam beberapa aspek kunci, termasuk pengelolaan lingkungan hidup pertambangan, reklamasi, pascatambang, pengelolaan teknis pertambangan, serta pengelolaan konservasi mineral dan batubara.

Menurutnya, langkah-langkah ini perlu diambil untuk memastikan bahwa industri pertambangan berkontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.

“Semoga penerapan kaidah teknik pertambangan minerba yang baik, oleh semua pemangku kepentingan dalam industri minerba, bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Arifin.

Baca juga  James Gunn Mengatakan DCU-nya Tidak Akan Mengulangi Darkseid Dalam Waktu Dekat

Namun, Menteri Arifin juga mengakui bahwa perusahaan pertambangan, baik badan usaha maupun jasa pertambangan, harus menghadapi sejumlah tantangan.

Salah satunya adalah peningkatan tuntutan terkait transportasi dan akuntabilitas dalam pengelolaan kegiatan pertambangan mineral dan batubara.

Selain itu, tantangan-tantangan lainnya meliputi kerusakan lingkungan, dampak pemanasan global, dan transisi energi yang semakin mempengaruhi industri pertambangan.

Pasca tambang juga menjadi hal yang perlu dipersiapkan untuk mengatasi fluktuasi harga komoditas tambang dan cadangan yang semakin menipis.

Arifin menggarisbawahi pentingnya transformasi ekonomi dalam wilayah penghasil tambang.

Ia juga menyoroti ketersediaan sumber daya dan cadangan mineral dan batu bara yang semakin terbatas, mendorong perlunya pemanfaatan teknologi pertambangan yang lebih efektif dan efisien.

Terakhir, ia mengingatkan tentang tingginya tingkat kecelakaan di tambang, yang juga perlu mendapatkan perhatian serius dalam upaya peningkatan keselamatan kerja.

Baca juga  Mahfud MD: Menteri Mau Nyapres Tak Perlu Mundur dari Jabatannya

Pada kesempatan yang sama, Plt. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Bambang Suswantono, menekankan pentingnya komitmen dari pengusaha pertambangan untuk menerapkan kaidah teknik pertambangan yang baik guna mengatasi tantangan-tantangan tersebut.

Penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik diharapkan akan membawa perbaikan signifikan dalam investasi dan tata kelola industri pertambangan di Indonesia.

“Kegiatan usaha pertambangan minerba harus berlangsung secara efektif, efisien, aman, dan ramah lingkungan,” kata Bambang Suswantono, dengan tujuan akhir menciptakan industri pertambangan yang memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.(*)