Mubadala Energy Temukan 2 TCF Gas In Place di Tangkulo -1 Blok South Andaman

by admin
2 minutes read

JAKARTA, BN NASIONAL

Mubadala Energy mengumumkan penemuan gas besar di Blok South Andaman yang berlokasi sekitar 65 kilometer lepas pantai bagian utara Pulau Sumatera, Indonesia.

Penemuan gas tersebut berada di sumur eksplorasi laut dalam Tangkulo-1 yang dibor hingga kedalaman 3.400 meter di kedalaman laut 1.200 meter.

Dengan memanfaatkan desain terbaru Drill Stem Test (DST), sumur Tangkulo-1 sukses mengalirkan 47 mmscf/d gas berkualitas dan 1,300 barel kondensat. Walaupun hasil pengujian terbatas karena fasilitas yang tersedia, namun kapasitas sumur diperkirakan mencapai 80-100 mmscf/d dan lebih dari 2,000 barel kondensat.

Ditemukan sekitar 80-meter kolom gas pada reservoar Oligocene sandstone berkualitas pada sumur Tangkulo-1 yang telah dikonfirmasi melalui pengumpulan data-data selama pengeboran, termasuk mendapatkan 72-meter full core, wireline logging, sidewall core, pressure dan sampel fluida.

CEO Mubadala Energy Mansoor Mohammed Al Hamed menerangkan potensi di Sumur Tangkulo-1 itu menjanjikan bagi transformasi lansekap energi Indonesia dan Asia Tenggara, serta menjadi cerminan Blok South Andaman merupakan tulang punggung energi dunia.

“Dengan bekerja bersama mitra dan mengerahkan kemampuan teknis yang mendunia, saya meyakini kami dapat mewujudkan potensi penuh dari blok ini,” kata Mansoor dalam keterangan tertulis, Senin (13/5/2024).

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto menyampaikan apresiasi atas temuan teranyar Mubadala Energy di Blok South Andaman dengan potensi sebesar 2 TCF.

“Atas nama SKK Migas, saya memberikan apresiasi atas keberhasilan Mubadala Energy yang kembali menemukan potensi gas di South Andaman,” kata Dwi.

Dengan adanya temuan potensi di Sumur Tangkulo-1, Dwi menerangkan saat ini potensi gas in place di Blok South Andaman mencapai kisaran 8 TCF. Hal tersebut ia katakan memberi dorongan positif bagi SKK Migas dan industri hulu migas dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Dwi juga menggarisbawahi temuan baru di Sumur Tangkulo-1 turut menegaskan potensi di Andaman yang sangat besar. Sehingga, dia berharap Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang menjadi operator di blok lain di Andaman untuk menggarap eksplorasi secara agresif.

“Perlu juga dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dan diharapkan ada kesiapan industri midstream maupun downstream untuk agar dapat sepenuhnya memanfaatkan produksi gas di blok-blok di Andaman di masa yang akan datang,” jelas Dwi.**

related posts