Jakarta, BN Nasional — Pernyataan ini datang setelah MOH mengumumkan pada Senin lalu, bahwa mulai 8 Desember, semua pasien Covid-19 yang tidak divaksinasi “karena pilihan” harus membayar tagihan medis mereka sendiri jika mereka dirawat di rumah sakit atau fasilitas perawatan Covid-19.
MOH kemudian mengatakan bahwa warga Singapura dan penduduk tetap masih dapat mengakses subsidi Pemerintah reguler dan MediShield Life atau Integrated Shield Plan jika berlaku.
Sejak Februari tahun lalu, Pemerintah Singapura telah membayar tagihan rumah sakit yang dikeluarkan oleh pasien terinfeksi virus corona di rumah sakit umum.
Menanggapi pertanyaan dari media, MOH mengatakan pada hari Jumat bahwa tagihan akan bervariasi tergantung pada tingkat keparahan kondisi pasien serta jenis fasilitas di mana perawatan diberikan.
“Umumnya, ukuran tagihan rata-rata untuk pasien Covid-positif yang menerima perawatan di rumah sakit akut yang membutuhkan perawatan ICU dan terapi Covid-19 sekitar S$ 25.000,” kata MOH.
“Subsidi pemerintah dan pertanggungan MediShield Life dapat mengurangi tagihan menjadi sekitar S$ 2.000 (Rp 20 juta) -S$ 4.000 (Rp 40 juta) untuk warga Singapura yang memenuhi syarat di bangsal bersubsidi,” tambah MOH, mencatat bahwa pasien dapat memilih untuk menggunakan saldo MediSave mereka untuk membantu mendanai jumlah yang tersisa ini.
MOH juga mengatakan, tagihan untuk pasien positif Covid-19 yang menerima perawatan di fasilitas perawatan Covid-19 diperkirakan sekitar S$ 4.500 (sekitar Rp 47 juta) untuk masa inap tujuh hari.
“Untuk Warga Negara Singapura, setelah subsidi dan MediShield Life jika berlaku, pembayaran bersama sekitar S$ 1.000 (Rp 10 juta),” tambahnya.
MOH mengatakan, pelancong dan pemegang izin kunjungan jangka pendek saat ini dikenakan biaya untuk masa inap fasilitas isolasi masyarakat.
“Saat ini, orang yang tidak divaksinasi yang merupakan warga negara Singapura, penduduk tetap, dan pemegang izin jangka panjang dan belum bepergian dalam 14 hari terakhir tidak dikenakan biaya untuk tinggal (fasilitas isolasi komunitas) jika diperlukan.”
Mereka yang divaksinasi sebagian akan dibayar tagihan medisnya oleh Pemerintah hingga 31 Desember untuk memberi mereka waktu untuk divaksinasi sepenuhnya, kata MOH.





