Pelatihan Pemanfaatan Limbah KoHe Sapi menjadi Pupuk Organik Di Kampung Rantau Jaya

Banjit, RisalahPos Network”

Pemerintah Kampung Rantau Jaya bekerjasama dengan Penyuluh Pertanian Kecamatan Banjit mengadakan Pelatihan Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik , Senin 29/12/2025.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pihak Penyuluh Pertanian Kecamatan Banjit”Edy Suherman, SP., sekaligus sebagai Narasumber, Kepala Kampung Rantau Jaya” Agus Rianto, Babinsa Koramil 05/ Banjit Serka Samsul Ahmad, Pendamping Desa Abdi Syarifuddin, SE (PD) Dedi Sholikin, S.Pd.I (PD), Ayatulla Kumaini, S.Pd (PLD), dan yang terutama seluruh Peserta Pelatihan masyarakat Kampung Rantau Jaya.

Dalam penyuluhan nya Edy Suherman, SP., menjelaskan masyarakat Kampung Rantau Jaya, selama ini masih bergantung pada pupuk kimia yang berdampak negatif terhadap kesuburan tanah, Jelasnya.

Sementara itu, limbah kotoran sapi di Kampung Rantau Jaya ini banyak belum pernah dimanfaatkan secara optimal dan menimbulkan pencemaran lingkungan.

Dalam Pelatihan ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kotoran hewan (kohe) sapi menjadi pupuk organik yang murah, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomis.

Baca juga  Ekspansi Agresif di Indonesia, PETRONAS Tambah Dua Wilayah Kerja Migas Baru

Melalui pelatihan pembuatan pupuk organik, diharapkan masyarakat mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.

Metode kegiatan ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, hasil dari kegiatan pelatihan ini juga bertujuan untuk dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan limbah kotoran hewan (kohe) sapi menjadi pupuk organik yang diikuti sebanyak 20 peserta masyarakat sekitarnya dan yang terutama kelompok tani.

Melalui tahapan penyuluhan dan pelatihan ini masyarakat Kampung Rantau Jaya, kedepannya dapat memahami manfaat pupuk organik.

Hasil pupuk organik ini dapat kita gunakan pada tanaman padi dan palawija di sekitar kampung Rantau Jaya ini dan dapat mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pupuk kimia.

Dengan demikian, masyarakat terkhusus petani di kampung Rantau Jaya agar dapat memahami cara pembuatan limbah kotoran hewan (kohe) sapi, dijadikan pupuk organik guna meningkatkan kesuburan tanah dan menghemat biaya pembelian pupuk serta menambah pendapatan.

Baca juga  Tepis Berita Hoax, Pertamina Tetap Salurkan Pertalite

(Eka Saputra, RisalahPos Network)

BN Nasional

Posting Terkait

Jangan Lewatkan