29 C
Jakarta

Pemerintah Berikan Mandat Kepada Pertamina Garap Blok Migas di Andaman, Incar 8 TCF Gas

Published:

JAKARTA, BN NASIONAL

Pemerintah diketahui memberikan mandat kepada PT Pertamian (Persero) untuk ikut menggarap blok migas di Laut Andaman melalui hak partisipasi atau participating interest (PI).

VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, mandat tersebut diberikan seiring dengan keberhasilan eksplorasi sumur migas di sejumlah kontrak blok migas di lepas pantai Sumatera utara tersebut.

“Pemerintah berharap Pertamina bisa masuk,” kata Fadjar saat ditemui di Jakarta, Senin (10/6/2024).

Namun, Fadjar menyebut belum ada arahan lebih lanjut terkait rencana akuisisi dan merger blok migas di Laut Andaman tersebut. “Belum tahu detailnya,” katany.

Sebelumnya, Kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) Mubadala Energy kembali menemukan sumber daya gas skala besar dari sumur eksplorasi laut dalam Tangkulo-1, bagian dari Blok South Andaman, sekitar 65 kilometer lepas pantai bagian utara Pulau Sumatra, Indonesia.

Mubadala berhasil mengidentifikasi potensi lebih dari 2 triliun kaki kubik (Tcf) gas in place di Tangkulo-1.

Penemuan ini sekaligus menjadi keberhasilan eksplorasi ke-2 setelah Sumur Layaran-1 yang diidentifikasi Mubadala pada pertengahan Desember 2023, dengan potensi 6 Tcf.

Sumur Tangkulo-1 dibor hingga kedalaman 3.400 meter di kedalaman laut 1.200 meter, sekitar 65 kilometer lepas pantai bagian utara Pulau Sumatra, Indonesia.

Lewat eksplorasi itu, Mubadala menemukan sekitar 80 meter kolom gas pada reservoir oligocene sandstone berkualitas pada Sumur Tangkulo-1.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan, Mubadala Energy bakal melanjutkan pengeboran sumur appraisal Layaran-2 untuk memastikan cadangan migas di Blok South Andaman.

Pengeboran itu diharapkan rampung akhir tahun ini, untuk mempercepat pembahasan rencana pengembangan atau plan of development (PoD) Blok South Andaman.

“Layaran-2 appraisal untuk menilai lebih jauh dari pertama eksplorasi, penemuan, supaya kita tahu batas-batas reservoirnya lebih jelas,” kata Deputi Eksplorasi, Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas Benny Lubiantara saat ditemui usai acara pembukaan IPA Convex ke-48, Selasa (14/5/2024).

Selanjutnya SKK Migas akan mulai membahas rencana pengembangan atau PoD lapangan Blok South Andaman itu pada akhir tahun ini. Menurut Benny, persetujuan PoD untuk Blok South Andaman bisa diperoleh awal 2025. Artinya, target onstream bisa dipatok di tahun 2028 atau 2029 nantinya.

“Paling tidak mungkin awal tahun depan, sudah bisa persetujuan PoD, tergantung Layaran-2 appraisalnya, mudah-mudahan oke,” katanya.**

Related articles

Recent articles

spot_img