Rusia Rencanakan Serangan Besar saat Hari Kemerdekaan Ukraina

BN Nasional – Pasukan Rusia berencana untuk melancarkan serangan besar saat Hari Kemerdekaan Ukraina pada minggu depan. Seperti dilaporkan Newsweek, Kamis (18/8/2022), laporan rencana serangan besar-besaran Rusia itu dibocorkan Intelijen Ukraina.

“Ancaman penembakan besar-besaran di wilayah Ukraina dengan rudal S-300 sudah jelas. Mengingat kedatangan beberapa kereta api [dari Rusia] sebelum 20 Agustus, jelas bahwa Rusia bersiap untuk menyerang Ukraina pada 24 Agustus,” papar Pusat Komunikasi Strategis (StratCom), satu LSM Ukraina, menulis di situs internetnya dan saluran Telegram, Kamis (18/8).

Kyiv Post melaporkan 24 Agustus menandai Hari Kemerdekaan Ukraina ke-31. Hari bersejarah itu menghormati adopsi Proklamasi Kemerdekaan Ukraina yang diberikan ketika Uni Soviet runtuh pada tahun 1991.

Awal bulan ini, StratCom menyatakan bahwa kereta Rusia yang dipersenjatai dengan amunisi berat, termasuk rudal, menuju perbatasan Ukraina dan akan tiba pada hari Sabtu hanya beberapa hari sebelum liburan tahunan.

Baca juga  Presiden Zelensky Ingatkan Rusia dapat Sebabkan Kelaparan, Kemhan Ukraina: Putin Mencapai Apa yang Hitler Tidak Bisa

Oleg Zhdanov, seorang kolonel cadangan Angkatan Bersenjata Ukraina, meyakini operasi sudah berlangsung di Belarus. Di sana, Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko telah mengizinkan Rusia untuk mengumpulkan pasukan sejak hari-hari awal perang di Ukraina.

“Selalu ada ancaman tertentu dari wilayah Belarus, dan izinkan saya mengingatkan Anda bahwa itu adalah wilayahnya yang digunakan Rusia sejak hari-hari pertama invasi skala penuh. Oleh karena itu, kita pasti harus siap menghadapi kemungkinan serangan rudal,” ujar Yuriy Ihnat, juru bicara Komando Angkatan Udara Ukraina, kepada wartawan, Selasa.

Ihnat menambahkan bahwa Rusia selalu menggunakan tanggal tertentu, seperti Hari Kemerdekaan Ukraina, untuk apa yang disebut “selamat.”

Pada Kamis, Direktorat Intelijen Utama Kementerian Pertahanan Ukraina membagikan rekaman percakapan yang disadap antara seorang tentara Rusia dan induknya. Rekaman itu menyebut Rusia memprediksi angkatan bersenjata Ukraina untuk mengorganisasi serangan balasan.

Baca juga  Dengan meningkatnya jumlah tunawisma, Mahkamah Agung akan mempertimbangkan larangan tidur di luar ruangan

“Mereka ingin menggelar pertunjukan eksekusi, untuk menandai Hari Kemerdekaan,” kata tentara itu menyoal invasi Rusia.

Pemerintahan Biden telah mengkritik Lukanhesko karena mengizinkan Rusia menggunakan Belarusia sebagai tempat perang yang sedang berlangsung di Ukraina.

“Rezim telah mengesampingkan apa yang seharusnya menjadi kedaulatan dan kemerdekaan Belarusia sendiri dan dengan cara tertentu, integritas teritorialnya dengan mengizinkan pasukan Rusia untuk—sekali lagi apa yang seharusnya menjadi tanah Belarusia berdaulat—untuk meluncurkan serangan brutal, terencana, dan tidak dapat dibenarkan terhadap tetangganya,” kata Ned Price, juru bicara Departemen Luar Negeri, Rabu.

 

Sumber.
https://www.beritasatu.com/news/966059/rusia-rencanakan-serangan-besar-saat-hari-kemerdekaan-ukraina