27.8 C
Jakarta

Sah, Jokowi Setujui Perpanjangan Gas Murah Bagi Industri

Published:

JAKARTA, BN NASIONAL – Presiden RI Joko Widodo menyetujui perpanjangan program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) untuk industri pupuk, petrokimia, baja, oleokimia, keramik, kaca, dan sarung tangan karet yang sudah dijalankan sejak tahun 2020.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Persetujuan itu dikemukakan Jokowi saat melakukan Rapat Terbatas (Ratas) pada Senin (8/7/2024).

“Alhamdulillah bahwa dalam Ratas kemarin, saya bisa melaporkan kepada Bapak-Ibu sekalian, khususnya kepada teman-teman media yang pasti sangat tertarik, bahwa Bapak Presiden menyetujui perpanjangan program HGBT,” kata Agus dalam sambutannya saat peluncuran Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2024 tentang Perwilayahan Industri, Selasa (9/7/2024).

Selain itu, Jokowi juga membuka peluang untuk merambah ke industri lainnya untuk program HGBT melalui kejian yang lebih dalam lagi.

“Kemudian untuk penambahan, penambahan sektor-sektor di luar tujuh sektor, itu harus dikaji lebih dalam lagi,” ujarnya.

Diketahui, program HGBT ini tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2020 tentang Tata Cara Penetapan Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri.

Harga gas bumi tertentu berlaku untuk pengguna gas bumi yang membeli gas bumi di titik serah pengguna gas bumi (plant gate) dengan harga lebih tinggi dari US$ 6 per mmbtu.

Penetapan harga gas bumi tertentu dilakukan melalui penyesuaian harga gas bumi yang dibeli dari KKKS, dan/atau tarif penyaluran gas bumi yang meliputi pembebanan biaya yang ditimbulkan dari kegiatan biaya pencairan (liquefaction), pemampatan (kompresi), pengangkutan melalui pipa transmisi dan pengangkutan melalui pipa transmisi dan distribusi, pengangkutan liquefied natural gas dan pengangkutan compressed natural gas, penyimpanan (storage), regasifikasi dan/atau niaga serta margin yang wajar.

Related articles

Recent articles

spot_img