Soal Ekspor Ore Nikel, Luhut: Kalau Ada Bisa Dipidanakan Itu

by admin
1 minutes read
Soal Ekspor Ore Nikel, Luhut: Kalau Ada Bisa Dipidanakan Itu

Jakarta, BN Nasional – Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) mendapatkan temuan adanya ekspor ore nikel sebanyak lima juta ton secara ilegal dalam priode Januari 2020 sampai Juni 2022.

Pemerintah sudah memberlakukan pelarangan ekspor ore nikel nikel sejak 1 Januari 2020 yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 Tahun 2019.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan belum mendapatkan informasi tersebut, namun pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap temuan KPK tersebut.

“Belum tau saya. Bagus dong kalau ketemu, nanti kita cari siapa yang import,” kata Luhut di Kemenko Marves Jakarta, Jumat (23/6/2023).

Kegiatan ekspor ore nikel setelah 1 Januari 2020 tentunya merupakan kegiatan yang melanggar hukum, dan dapat dikenakan sanksi apabila terdapat pihak yang melakukan itu.

“Kalau ada bisa dipidanakan itu,” katanya.

KPK menyebutkan, pihaknya menemukan adanya ekspor ore nikel secara ilegal melalui website Bea Cukai China yang nilai ekspornya mencapai Rp 14,5 triliun.

“(Dugaan ekspor ilegal ore nikel) dari Januari 2020 sampai Juni 2022. Sumber website Bea Cukai China,” kata Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK Dian Patria, Jumat (23/6/2023). (Louis/Rd)

related posts

Leave a Comment