Zelensky Sebut Rusia Bersiap Bom Kota Odessa

BN Nasional – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Rusia sedang bersiap untuk mengebom Odessa, kota pelabuhan penting yang strategis di pantai Laut Hitam Ukraina.

“Orang-orang Rusia selalu datang ke Odessa dan mereka hanya tahu kehangatan dan kemurahan hati dan apa yang sekarang? Artileri, bom melawan Odessa. Ini akan menjadi kejahatan perang. Ini akan menjadi kejahatan bersejarah”, kata Zelensky dalam pidato siaran di Facebook yang dikutip CNN, Minggu (6/3/2022).

Beralih dari berbicara bahasa Ukraina ke bahasa Rusia, Zelensky mengimbau orang-orang Rusia untuk membuat pilihan antara hidup dan perbudakan. “Orang-orang Rusia, inilah saatnya Anda masih bisa menang atas kejahatan,” katanya.

“Kami adalah orang Ukraina. Kami membutuhkan kedamaian. Kami ingin kedamaian. Dan bagi warga Rusia, ini bukan hanya perjuangan untuk perdamaian di Ukraina, tetapi juga untuk perdamaian dan kebebasan Anda. Anda digunakan untuk melihatnya. Anda tahu kemakmuran. Jika Anda akan diam sekarang, maka hanya kemiskinan Anda yang akan berbicara untuk Anda,” lanjut Zelensky.

Baca juga  Politik | Edisi 4 November 2023

Sementara itu, secara terpisah, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan bahwa invasi Rusia menargetkan daerah berpenduduk di Ukraina, “kemungkinan” sebagai upaya untuk mematahkan moral Ukraina.

“Skala dan kekuatan perlawanan Ukraina terus mengejutkan Rusia. Namun Rusia telah merespons dengan menargetkan daerah berpenduduk di beberapa lokasi, termasuk Kharkiv, Chernihiv dan Mariupol,” kata kementerian itu dalam pembaruan intelijen di Ukraina, Minggu (6/3).

“Ini mungkin merupakan upaya untuk mematahkan moral Ukraina,” tambahnya.

Menurut Kementerian, sebelumnya Rusia telah menggunakan taktik serupa di Chechnya pada 1999 dan Suriah pada 2016, menggunakan amunisi berbasis udara dan darat.

“Jalur pasokan Rusia dilaporkan terus menjadi sasaran, memperlambat laju kemajuan pasukan darat mereka. Ada kemungkinan realistis bahwa Rusia sekarang berusaha menyembunyikan truk bahan bakar sebagai truk pendukung reguler untuk meminimalkan kerugian,” kementerian menyimpulkan.

Baca juga  Snap Menarik Kembali Semua Drone Selfie-nya Karena Khawatir Akan Menjadi Bola Api yang Terbang

“Mereka menembak siapa saja yang mencoba pergi,” ujar warga Ukraina menggambarkan teror hidup di bawah pendudukan Rusia.

Sumber.
Sumber