Kementerian ESDM Tetap Upayakan Eksplorasi Migas di Warisan Dunia Unesco

Jakarta, BN Nasional – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat sedang melakukan upaya untuk meningkatkan produksi minyak dan gas (Migas). Salah satu blok yang menjadi fokusnya adalah Blok Warim yang berlokasi di Papua, dengan potensi migas di cekungan ini dianggap cukup besar dan diperkirakan melebihi Blok Masela di Maluku.

Salah satu tantangan untuk dapat mengeksplorasi Blok Warim, yakni bersinggungan dengan kawasan Taman Nasional Lorentz. Tahun 1997, Taman Nasional Lorentz ditetapkan secara resmi dengan luas 2.505.600 Ha sesuai Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : 154/Kpts-II/1997. Kemudian pada tahun 1999 Kawasan Lorentz ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia (World Heritage Site) oleh Unesco melalui surat WHG/74/409.1/NI/CS dengan luas resmi 2.350.000 Ha.

Kepala atuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan, Kementerian ESDM sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Linkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)
untuk dapat melakukan eksplorasi Blok Warim.

Baca juga  Baru Dilantik, Kepala SKK Migas Mendapatkan Tugas Berat Dari Komisi VII DPR RI

“Itu tapi kemarin sudah ada pertemuan antara Kementerian ESDM dan KLHK untuk diskusikan agar supaya ada eksplorasi di sana. Karena di sana ada persinggungan dengan taman lorentz tentu di sana harus komunikasi dengan KLHK,” kata Dwi, Senin (10/7/2023).

Staf Ahli Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang Muhammad Wafid mengatakan, sebagai upaya meningkatkan lifting migas di Indonesia, sangat disayangkan apabila tidak dimanfaatkan dengan baik Blok yang memiliki potensi melimpah.

“Potensi besar ada di taman nasional atau di lokasi lindung, kita sebagai negara yang sedang membutuhkan menaikan produksi lifting itu kan sayang sekali kalo tidak dimanfaatkan. Kita upayakan bagaimana bisa diusahakan, tapi tetep sesuai prosedur,” kata Wafid saat ditemui di Kementerian ESDM, Selasa (11/7/2023).

Berdasarkan data Kementerian ESDM, area Warim sendiri mempunyai potensi sebesar 25,968 miliar barel minyak serta 47,37 triliun kaki kubik gas (TCF). Adapun potensi gas Warim diketahui melebihi produksi gas milik Blok Masela yang diperkirakan hanya mencapai 10,73 TCF.

Baca juga  Energi Baru Terbarukan Butuh Dukungan Infrastruktur yang Baik

Diketahui, Lorentz merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara. Jenis-jenis satwa yang sudah diidentifikasi di Taman Nasional Lorentz sebanyak 123 jenis mamalia dan 630 jenis burung, lebih kurang 70 persen dari burung yang ada di Papua salah satunya yang tidak asing bagi kita, yakni burung Cendrawasi ekor panjang. (Louis/Rd)