PRCS memperingatkan akan terjadinya kekurangan susu formula bayi yang parah

GAZA, (Foto)

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) memperingatkan kekurangan susu formula bayi yang parah, sehingga membahayakan bayi yang disusui.

PRCS juga menegaskan bahwa pasukan pendudukan Israel (IOF) terus menargetkan dan mengepung Rumah Sakit Al-Amal selama sebelas hari berturut-turut.

Menurut PRCS, IOF terus melakukan penembakan dan tembakan hebat di sekitar rumah sakit, dan melakukan serangan berulang kali ke rumah sakit.

Hal ini juga menunjukkan adanya kekurangan makanan yang parah bagi staf, pasien, dan pengungsi, sehingga menyebabkan pengurangan porsi makan menjadi satu kali sehari untuk menghemat persediaan yang tersisa.

Tim PRCS menguburkan lima martir di halaman rumah sakit pada hari Kamis akibat pengepungan yang sedang berlangsung, menjadikan jumlah total martir yang dikuburkan di halaman rumah sakit menjadi 15 sejak awal pengepungan.

Baca juga  Serangan AS terhadap Suriah, Irak, eskalasinya berbahaya dan mengancam stabilitas kawasan

PRCS lebih lanjut mencatat bahwa tujuh pasien dan orang yang terluka menghadapi situasi yang mengancam jiwa jika tidak diangkut untuk menerima perawatan di luar negeri.

Ketika perang genosida Israel yang didukung AS di Jalur Gaza memasuki hari ke-119 pada hari Jumat, serangan udara dan artileri besar-besaran terus menghantam lingkungan, rumah, dan pusat penampungan serta membantai lebih banyak warga sipil, kebanyakan anak-anak dan perempuan.