GAZA, (Foto)
Pusat Informasi Palestina (PIC) berduka atas kehilangan tragis direkturnya di Gaza, Dr. Rizq al-Gharabli, yang menjadi martir pada hari Selasa dalam serangan Israel yang tiada henti terhadap Khan Yunis, di selatan Jalur Gaza.
Kematian Dr. Gharabli menambah jumlah jurnalis Palestina yang menjadi martir menjadi 123 orang sejak negara pendudukan Israel memulai perang genosida di Gaza.
Kantor Media Pemerintah kemarin mengumumkan kemartiran Dr. Gharabli dalam serangan udara Israel di rumahnya di Khan Yunis.
Senin lalu, Federasi Jurnalis Internasional mengadakan unjuk rasa di luar markas besar Uni Eropa di Brussels sebagai bentuk solidaritas terhadap para jurnalis di Gaza dan sebagai protes atas sikap diam Eropa terhadap kejahatan Israel terhadap warga sipil, khususnya jurnalis.
Para peserta protes membawa plakat dan spanduk bertuliskan “Kebebasan bagi jurnalis Palestina,” “Israel, berhenti membunuh jurnalis di Gaza” dan “Jurnalis di Gaza, kami bersama Anda.”





