Jakarta, BN NAsional – Anggota DPR RI Komisi VII Yulian Gunhar mengapresiasi realisasi anggaran Kementerian ESDM yang mencapai target. Namun, apresiasi ini disertai catatan.
“Saya mengapresiasi realisasi anggaran Kementerian ESDM yang sudah terpenuhi. Hal tersebut bisa terlihat dari angka Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang meningkat, investasi yang terjaga, dan sektor Migas kembali naik, baik gas bumi atau pun sektor Migas lainnya. Dari sektor Minerba, kita mengalami peningkatan kurang lebih 867 juta ton ekspor Minerba,” kata Gunhar, Jakarta, Kamis (2/2/2023).
Sejumlah catatan juga diberikan kepada Kementerian ESDM. Sebelumnya Direktur Jenderal Minerba, Jamaludin pernah mengungkapkan kerugian negara akibat aktivitas ilegal yang setidaknya menyentuh angka Rp3,6 triliun.
Namun, persoalan tersebut belum juga diselesaikan. Padahal, dalam rapat-rapat terdahulu pernah dibahas tentang bagaimana menyelesaikan permasalahan-permasalahan ini, antara lain pernah diusulkan agar dibentuk direktorat khusus penegakan hukum di Kementrian ESDM yang menangani pelanggaran energi dan minerba, tapi sampai saat ini hal tersebut belum juga dilakukan.
“Kita perlu untuk memberikan solusi secepat mungkin, mengingat berita-berita yang berkembang di masyarakat, bahkan di media jelas disebutkan oknum-oknum pelakunya. Banyak sekali pelanggaran yang dilakukan terhadap penambang-penambang ilegal. Alangkah baiknya forum yang baik ini, saya mengusulkan kita untuk membentuk satuan tugas khusus dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang terkait dengan energi dan sumber daya mineral yang ada di republik ini. Karena kalau tidak kita atasi atau pun carikan solusi, sepertinya kita yang ada dalam ruangan ini baik Komisi VII atau pun Kementrian ESDM melakukan pembiaran terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan,” jelasnya. (Louis)





