Bahlil Tinjau Blok Rokan: Target Produksi Naik, Pertamina Pacu Teknologi EOR

JAKARTA, BN NASIONAL – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan produksi minyak nasional saat meninjau Blok Rokan di Duri, Bengkalis, Riau, Rabu (5/2/2025).

Dalam kunjungannya, Bahlil menekankan pentingnya optimalisasi produksi demi ketahanan energi nasional, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Didampingi Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Bahlil meninjau langsung penerapan Enhanced Oil Recovery (EOR) dengan metode steamflood yang dikembangkan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan produksi minyak di lapangan North Duri Development (NDD) Area 14.

“Blok Rokan adalah salah satu tulang punggung produksi minyak nasional. Kita harus memastikan produksi terus meningkat agar Indonesia tidak semakin bergantung pada impor. Ini bukan hanya soal angka, tapi juga soal menjaga kedaulatan energi negara,” ujar Bahlil.

Baca juga  Samsung memangkas 70% dari Galaxy S25 Ultra, Galaksi Buds3 yang terbaru

PHR mencatat kemajuan signifikan dengan keberhasilan Put On Injection (POI) pertama proyek steamflood di NDD A14 pada Januari 2025, lebih cepat dari rencana awal di Mei 2025. Dengan percepatan ini, seluruh 15 pola injeksi ditargetkan rampung pada Juni 2025, yang berpotensi meningkatkan cadangan dan produksi minyak di Blok Rokan.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto turut mengapresiasi upaya PHR dalam mempercepat implementasi teknologi EOR.

“Injeksi uap pertama ini menjadi tonggak penting bagi industri hulu migas Indonesia. Dengan metode ini, produksi minyak bisa lebih optimal dan umur lapangan bisa diperpanjang,” kata Djoko.

Sementara itu, Direktur Utama PHR Ruby Mulyawan menegaskan bahwa proyek steamflood ini merupakan bagian dari strategi besar PHR dalam menjaga ketahanan energi nasional.

“Kami terus berinovasi dan berkomitmen untuk memaksimalkan potensi Blok Rokan. Teknologi EOR ini menjadi solusi utama dalam meningkatkan produksi,” ujarnya.

Baca juga  Tarif Tes Antigen di Stasiun Kereta Turun Jadi Rp35 Ribu

Proyek pengembangan steamflood NDD A14 tahap pertama mencakup pengeboran 68 sumur, terdiri dari 47 sumur produksi, 15 sumur steam injector, dan 6 sumur observasi, dengan estimasi cadangan mencapai 6,74 juta barel minyak. Dengan pencapaian ini, PHR semakin optimistis dalam mendukung target lifting nasional dan memperkuat ketahanan energi Indonesia.