Banjir dan Longsor di Brasil, 24 Orang Tewas

BN Nasional – Sedikitnya 24 orang tewas sejak Jumat (28/1/2022) setelah hujan lebat mengguyur Sao Paulo, yang memicu banjir dan tanah longsor di seluruh negara bagian Brasil.

Seperti dilaporkan CNN, Senin (31/1/2022), lebih dari 1.546 keluarga juga telah mengungsi. Pertahanan Sipil Negara juga menyatakan bahwa setidaknya delapan anak termasuk di antara yang tewas.

“Pihak berwenang telah mengerahkan kelompok kerja pemadam kebakaran, polisi militer dan personel pertahanan sipil untuk mendukung wali kota di kota-kota yang terkena dampak,” kata Gubernur São Paulo João Doria pada Minggu (30/1).

Gambar dari kotamadya Franco da Rocha menunjukkan bagian jalan utama terendam, sementara yang lain menunjukkan petugas penyelamat menggali puing-puing untuk mencari korban selamat dan barang berharga setelah tanah longsor menghancurkan rumah.

Menurut pernyataan dari kantor Doria, sekitar 15 juta reais (sekitar US$ 2,8 juta atau sekitar Rp 40 miliar) akan dialokasikan untuk 10 kota yang paling terkena dampak.

Baca juga  Harrods Dan Bangkitnya Pengalaman Pop-Up Di Sektor Kecantikan

“(Dana tersebut) dapat digunakan untuk memperbaiki masalah perkotaan kronis di kotamadya yang menimbulkan ketidaknyamanan seperti titik banjir dan tanah longsor,” kata pernyataan itu.

Bagian selatan Brasil telah mengalami peningkatan curah hujan rata-rata, serta kejadian hujan ekstrem, sejak tahun 1960-an. Sebagian hal itu disebabkan peningkatan emisi gas rumah kaca global dan penipisan lapisan ozon atmosfer, menurut Panel Antarpemerintah untuk Iklim Mengubah.

Intensitas dan frekuensi kejadian hujan ekstrem dan banjir diperkirakan akan meningkat di daerah ini semakin panas bumi. Wilayah Brasil timur laut juga telah berjuang melawan hujan lebat sejak Desember.

Sumber