25.4 C
Jakarta

BPH Migas Ceritakan Proses Pertashop Bisa Jual Pertalite

Published:

JAKARTA, BN NASIONAL

Secara resmi akhirnya Pertamina Shop (Pertashop) bisa mulai menjual pertalite dengan cara merubah statusnya menjadi SPBU Kompak.

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati menceritakan, awal mula usulan tersebut d isampaikan oleh asosiasi kepada BPH Migas dan d ilakukan pembahasan dengan Pertamina.

“Sudah kami tindak lanjuti, kami lakukan kajian dengan Universitas Gajah Mada untuk mengkaji apakah memang tepat kalau pertashop kita berikan untuk jual pertalite,” kata Erika saat RDP dengan Komisi VII di Gedung DPR RI, Senin (27/5/2024).

Pasalnya, pembentukan Pertashop memang d ihkususkan untuk menjual BBM non subsidi yang tertuang dalam aturan Kementerian Dalam Negeri sehingga tidak bisa menjual BBM bersubsidi.

“Kemudian kita cari jalan bersama Pertamina dan UGM bagaimana caranya dan akhirnya ketemu formulanya, mereka merubah jadi SPBU Kompak dengan berbagai persyaratan, perizinan, dan sebagainnya,” jelas Erika.

Untuk Pertashopnya sendiri, Erika menjelaskan, tidak semua Pertashop yang dapat menjual Pertalite, tetapi Pertashop yang memang sudah memenuhi perizinan dan menfokuskan pada daerah-daerah yang belum terdapat SPBU.

“Jadi itu sekaligus memudahkan masyarakat setempat untuk mendapatkan BBM bersubsidi. Sampai saat ini kita sudah memberikan penugasan untuk Pertalite itu kepada 29 Pertashop untuk uji coba,” ujarnya.

Selain itu, dari kuota pertalite 31,7 juta KL yang d itetapkan, d icadangkan 100.000 KL untuk keperluan penyaluran Pertalite di pertashop, sehingga kuota yang d ialokasikan sebesar 31,6 juta KL.

“Kuotanya juga udah kita berikan, bahkan di 2024 kita cadangkan 100.000 KL untuk pertashop apabila nanti memang ada penambahan gitu,” katanya.**

Related articles

Recent articles

spot_img