JAKARTA, BN NASIONAL – Danantara akhirnya memulai investasi pertama di luar negeri melalui PT Pertamina New and Renewable Energy (Pertamina NRE) yang melakukan investasi sebesar US$120 juta melalui pengambilan bagian saham baru 20 persen milik Citicore Renewable Energy Corporation (CREC).
Direktur Utama Pertamina NRE Jhon Anis mengatakan, pemerintah melalui Danantara ingin perusahaan yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat dikelola dengan baik.
“Jadi ya itu kan supaya tidak ada kebocoran dan sebaiknya efisiensi. Tapi juga menghasilkan manfaat. Macam-macam salah satu manfaatnya tentu saja adalah manfaat dari segi ekonomi juga,” kata Jhon saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (19/6/2025).
“Nah, kenapa ini menarik untuk Danantara? Karena masuk ke dalam kriteri ekonomi yang juga diminta oleh Pak Presiden ya. Dengan return of investment yang baik ya. Dengan juga profitability yang baik,” jelas Jhon.
Sekretaris Perusahaan Pertamina NRE, Dicky Septriadi menyebut, pada dasarnya Pertamina NRE masuk dalam Danantara, namun kerja sama ini menggunakan keuangan internal dari Pertamina NRE.
“Karena memang secara teman-teman tahu, BUMN itu sekarang kan semua di bawah Danantara. Jadi, kita selalu bilang bahwa ini supported by Danantara. Tapi proses ini semuanya dilakukan di Pertamina NRE,” jelas Dicky.
Pengambilan saham baru dari CREC ini juga mendapatkan dukungan penuh dari PT Pertamina (Persero) selaku pemegang saham seri A dari Pertamina NRE.
“Tapi kita semuanya basis support dari Pertamina Holding dan Danantara sebagai pemegang saham seri A-nya kita. Jadi, transaksinya sudah dilakukan resmi,” ujarnya.





